Cegah Penangkapan Rusia, Ukraina Berencana Tarik Pasukan dari Timur

Reporter

Anggota layanan pasukan pro-Rusia mengendarai sistem peluncuran roket ganda BM-21 Grad selama konflik Ukraina-Rusia di kota Popasna di Wilayah Luhansk, Ukraina 26 Mei 2022. REUTERS/Alexander Ermochenko

TEMPO.CO, Jakarta -Pasukan Ukraina mungkin harus ditarik mundur dari medan pertempuran di wilayah Luhansk, timur Ukraina, untuk menghindari penangkapan. Seperti dilansir Reuters Sabtu 28 Mei 2022, pernyataan itu muncul setelah tentara Rusia terus bergerak maju di wilayah timur dan mengubah momentum perang yang telah berlangsung tiga bulan itu.

Penarikan pasukan akan membuat Presiden Rusia Vladimir Putin mendekati target untuk menguasai secara penuh wilayah Luhansk dan Donetsk di Ukraina. Pasukan Rusia telah merebut dua wilayah tersebut –dikenal sebagai Donbas– dan menghancurkan sejumlah kota.

Gubernur Luhansk Serhiy Gaidai mengatakan tentara Rusia telah memasuki Sievierodonetsk, kota terbesar di Donbas yang masih dipertahankan oleh Ukraina. Kemajuan itu diraih setelah Rusia berusaha memerangkap pasukan Ukraina di sana selama berhari-hari. Gaidai mengatakan 90 persen bangunan di kota itu hancur.

"Rusia tak akan mampu merebut wilayah Luhansk dalam beberapa hari ke depan seperti diprediksi para analis." kata Gaidai di aplikasi pesan Telegram.

Dia merujuk pada wilayah yang mencakup Sievierodonetsk dan kota kembarnya, Lysychansk, di seberang Sungai Siverskiy Donets. "Kami punya cukup kekuatan dan sumber daya untuk mempertahankan diri. Namun, ada kemungkinan untuk menghindari pengepungan, kami akan mundur."

Kelompok separatis pro-Rusia mengatakan mereka menguasai Lyman, tempat transit kereta api di bagian barat Sievierodonetsk. Ukraina mengakui Rusia telah menguasai sebagian besar Lyman, tetapi pasukannya berusaha menahan pergerakan Rusia ke arah Sloviansk di wilayah barat daya.

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan Ukraina berupaya melindungi tanah airnya "sepanjang sumber daya pertahanan kami memungkinkan". "Jika penjajah berpikir bahwa Lyman dan Sievierodonetsk akan jadi milik mereka, mereka keliru. Donbas akan tetap menjadi bagian dari Ukraina," kata Zelensky dalam sebuah pidato.

Militer Ukraina mengatakan telah menangkis delapan serangan di Donetsk dan Luhansk pada Jumat, menghancurkan tank dan kendaraan lapis baja Rusia.

Tentara Rusia meraih kemajuan setelah menembus garis pertahanan Ukraina pekan lalu di Kota Popasna, Sievierodonetsk selatan. Pasukan darat Rusia telah merebut sejumlah desa di barat daya Popasna, kata kementerian pertahanan Inggris.

Wartawan Reuters di wilayah yang dikuasai Rusia melaporkan pada Kamis bahwa Popasna hancur lebur. Mayat seorang pria berseragam tempur terlihat bengkak dan tergeletak di sebuah tanah lapang.

Warga setempat, Natalia Kovalenko, mengaku meninggalkan lubang perlindungan di bawah apartemennya yang hancur. Dia mengatakan sebuah roket menghantam tanah lapang itu, menewaskan dua orang dan melukai delapan lainnya. "Kami lelah menjadi sangat takut," katanya.

Rusia meraih kemajuan di wilayah timur setelah menarik mundur pasukannya dari sekitar Ibu Kota Kiev dan dipukul mundur oleh Ukraina di kota terbesar kedua, Kharkiv.

Baca juga: Bantu Ukraina, Ratusan Warga Lithuania Saweran Donasi Beli Drone Rp78 M

SUMBER: REUTERS






Luhut Tuding Banjir Minyak Sunflower dari Ukraina Bikin Harga TBS Sawit Rendah

1 menit lalu

Luhut Tuding Banjir Minyak Sunflower dari Ukraina Bikin Harga TBS Sawit Rendah

Luhut menegaskan dia tidak bisa memprediksi kapan harga TBS sawit naik.


Kepada Petani Sawit Luhut Mengaku Sulit Menaikkan Harga TBS, Sebab...

2 jam lalu

Kepada Petani Sawit Luhut Mengaku Sulit Menaikkan Harga TBS, Sebab...

Menko Luhut Binsar Panjaitan berdiskusi dengan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia soal anjloknya harga tandan buah segar (TBS).


Dmitry Medvedev Ingatkan Menghukum Rusia Bisa Bahayakan Kemanusiaan

2 jam lalu

Dmitry Medvedev Ingatkan Menghukum Rusia Bisa Bahayakan Kemanusiaan

Dmitry Medvedev ingatkan upaya negara-negara Barat menghukum Rusia bisa membahayakan sektor kemanusiaan dunia.


Jokowi Ajak Masyarakat Bersyukur Harga Beras Tak Naik Saat Krisis Pangan Dunia

2 jam lalu

Jokowi Ajak Masyarakat Bersyukur Harga Beras Tak Naik Saat Krisis Pangan Dunia

Jokowi menyebut saat ini stok beras di Indonesia masih terbilang cukup aman. Ia bahkan mengklaim dalam 3 tahun terakhir tidak mengimpor beras.


Propaganda anti-Ukraina oleh Kosmonot Rusia dari Stasiun Luar Angkasa

3 jam lalu

Propaganda anti-Ukraina oleh Kosmonot Rusia dari Stasiun Luar Angkasa

Badan antariksa Rusia mengunggah foto kosmonotnya di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang mengibarkan bendera Luhansk dan Donetsk.


Mayoritas Para Menteri Luar Negeri G20 Hadiri Pertemuan di Bali, Ukraina Ikut Virtual

3 jam lalu

Mayoritas Para Menteri Luar Negeri G20 Hadiri Pertemuan di Bali, Ukraina Ikut Virtual

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia mengatakan Menteri Luar Negeri Dymitro Kuleba hanya akan ikut FMM G20 secara virtual


Rekaman Telepon yang Bocor Ungkap Pertengkaran Putin-Macron Sebelum Perang Ukraina

4 jam lalu

Rekaman Telepon yang Bocor Ungkap Pertengkaran Putin-Macron Sebelum Perang Ukraina

Hanya empat hari invasi Ukraina, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Prancis Emmanuel Macron bertengkar hebat via telepon


Perang Ukraina Membayangi Pertemuan Menteri Luar Negeri G20

18 jam lalu

Perang Ukraina Membayangi Pertemuan Menteri Luar Negeri G20

Pertemuan para menteri luar negeri G20 diproyeksi dibayangi oleh perang di Ukraina, dengan kehadiran Rusia di dalam forum.


Kementerian Luar Negeri Siapkan Skenario Jika Barat Walk Out dari G20

19 jam lalu

Kementerian Luar Negeri Siapkan Skenario Jika Barat Walk Out dari G20

Kementerian Luar Negeri RI mengaku sudah menyiapkan skenario jika negara-negara Barat walk out saat Sergei Lavrov berbiara di G20 nanti.


Menteri-menteri Luar Negeri G20 Berkumpul di Bali Mulai Besok, Simak Agendanya

20 jam lalu

Menteri-menteri Luar Negeri G20 Berkumpul di Bali Mulai Besok, Simak Agendanya

Sejumlah menteri luar negeri dari negara-negara anggota G20 berkumpul di Bali mulai besok. Menlu Rusia dan Menlu AS dipastikan hadir.