Boris Johnson Siap Tanggung Jawab, tapi Tak Mau Mundur dari Perdana Menteri

Reporter

Tempo.co

Kamis, 26 Mei 2022 11:15 WIB

Pesta Brexit, PM Boris Johnson meneguk anggur merah salah satu termahal di dunia dan memukul gong antik di Downing Street 10, kantornya pada Sabtu malam, 1 Februari 2020.

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson meyakinkan kalau dia bertanggung jawab, namun menolak mengundurkan diri setelah terkuak kejadian Johnson menghadiri acara kumpul-kumpul saat Inggris memberlakukan lockdown akibat pandemi Covid-19.     

Sejumlah politikus dari kubu oposisi dan politikus dari kubu Johnson, sudah meminta agar Johnson mengundurkan diri. Johnson dianggap secara hukum melanggar aturan Covid-19. Sebab Johnson meminta warga Inggris tidak melakukan acara kumpul-kumpul di luar, namun kenyataannya dia malah menghadiri sebuah acara pesta, yang di dalamnya disajikan minuman beralkohol.

“Saya bersikap rendah hati dan saya sudah mengambil hikmah,” kata Perdana Menteri Johnson di hadapan anggota parlemen Inggris, sambil menegaskan dia tak mau mengundurkan diri.  

Foto yang diterbitkan surat kabar The Guardian menunjukkan Boris Johnson dan istrinya Carrie Johnson, bersama belasan lebih orang menikmati wine ketika Inggris memberlakukan lockdown pada 2020.[The Guardian]

    

Sue Gray, pejabat senior di Pemerintah Inggris membuat laporan, tanpa menyebut nama Johnson secara terbuka, tetapi dilengkapi dengan sejumlah foto dan detail grafik dari puluhan foto acara kumpul-kumpul (yang diyakini dihadiri Johnson).

   

Johnson menghadiri sejumlah acara tersebut, termasuk sebuah pesta ulang tahun untuk merayakan hari jadinya yang ke-56 pada 19 Juni 2020. Atas kejadian ini, Johnson kena hukuman denda.

Istri Perdana Menteri Johnson, Carrie dan Menteri Keuangan Inggris Rishi Sinak juga kena hukuman denda karena hadir di acara tersebut.   

“Banyak dari acara-acara ini seharusnya tidak dibiarkan terjadi. Pemimpin senior harus menanggung tanggung jawab atas budaya ini,” kata Gray.

Johnson mengaku dia terkejut dengan laporan tersebut (Gray). Dia meyakinkan datang ke acara kumpul-kumpul untuk berterima kasih pada rekan-rekan kerjanya yang telah membantu tugas-tugasnya.

“Beberapa orang akan berfikir itu adalah perbuatan yang salah – saya melakukan itu. Saya harus katakan saya tidak setuju dengan hal itu,” kata Gray.

   

Temuan sementara dari Gray sudah diterbitkan pada Januari 2022 lalu, namun detail-nya masih dirahasiakan hingga penyelidikan oleh polisi selesai pada akhir minggu lalu dengan menjatuhkan hukuman 126 denda    

Sumber: Reuters

Baca juga: Inflasi, Boris Johnson Minta Maaf Tak Bisa Beri Bantuan ke Warga

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Sri Mulyani Beberkan Risiko yang Menghantui Perekonomian Global

1 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan Risiko yang Menghantui Perekonomian Global

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan telah muncul krisis keuangan yang mengancam proses pemulihan ekonomi dunia. Turki dan Argentina adalah dua negara yang termasuk dalaam krisis keuangan tersebut.


Boris Johnson Tawarkan Latihan Militer ke Ukraina

6 hari lalu

Boris Johnson Tawarkan Latihan Militer ke Ukraina

Boris Johnson menawarkan pelatihan bagi 10 ribu personel militer Ukraina selama 120 hari.


Shanghai Kembali Wajibkan Tes Covid, Warga Khawatir Lockdown Lagi

14 hari lalu

Shanghai Kembali Wajibkan Tes Covid, Warga Khawatir Lockdown Lagi

Pemerintah kota Shanghai kembali menggelar tes Covid-19 massal akhir pekan ini, hanya 10 hari setelah penguncian seluruh kota dicabut.


Penyelenggara Pesta di Depok Mengaku Ingin Rayakan Ulang Tahun

16 hari lalu

Penyelenggara Pesta di Depok Mengaku Ingin Rayakan Ulang Tahun

Penjaga rumah menyebut peserta pesta di Perumahan Pesona Depok Estate 2, yang disebut sebagai pesta bikini, merupakan mahasiswa dan pelajar


PM Inggris Boris Johnson Selamat dari Mosi Tidak Percaya, tapi Dukungan Melemah

17 hari lalu

PM Inggris Boris Johnson Selamat dari Mosi Tidak Percaya, tapi Dukungan Melemah

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memenangkan mosi tidak percaya yang digulirkan anggota parlemen internal partai Konservatif.


Penggerebekan Party di Depok, Kasat Reskrim: Bukan Pesta Bikini, Hanya Joget

18 hari lalu

Penggerebekan Party di Depok, Kasat Reskrim: Bukan Pesta Bikini, Hanya Joget

Polres Metro Depok buka suara soal penggerebekan pesta bikini di sebuah perumahan.


Wilayah di Shanghai Lockdown Lagi, 24 Kasus Ditemukan di Akhir Pekan

18 hari lalu

Wilayah di Shanghai Lockdown Lagi, 24 Kasus Ditemukan di Akhir Pekan

Lockdown di sejumlah wilayah Shanghai mengikuti aturan nol-Covid China.


Harga Daging Sapi di Pasar DKI Jakarta Meroket hingga Rp 170.000 per Kg

21 hari lalu

Harga Daging Sapi di Pasar DKI Jakarta Meroket hingga Rp 170.000 per Kg

Harga tertinggi untuk daging sapi has atau bagian paha belakang mencapai Rp 170.000 per kilogram ditemukan di Pasar Kelapa Gading, Jakarta Utara.


Shanghai Cabut Lockdown, Tempat Hiburan dan Transportasi Beroperasi Kembali

22 hari lalu

Shanghai Cabut Lockdown, Tempat Hiburan dan Transportasi Beroperasi Kembali

Shanghai sebelumnya menerapkan lockdown selama dua bulan lebih untuk mengendalikan kasus Covid-19, termasuk dengan menutup sektor usaha.


Denda Ratusan Juta Rupiah Intai CPNS yang Mengundurkan Diri

23 hari lalu

Denda Ratusan Juta Rupiah Intai CPNS yang Mengundurkan Diri

Ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) mengundurkan diri, karena gaji dan tunjangan yang tidak sesuai dengan ekspektasi.