Slovakia Takut Jadi Target Serangan Rusia Selanjutnya Bila Ukraina Kalah

Kamis, 26 Mei 2022 07:09 WIB

Perdana Menteri Slovakia Eduard Heger berpose di antara bendera anggota Uni Eropa (TWITTER)

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Slovakia Eduard Heger mengeluarkan peringatan keras soal masa depan negaranya. Dia khawatir, jika Rusia mengalahkan Ukraina, Slovakia adalah target selanjutnya.

“Jika Ukraina gagal, Slovakia adalah yang berikutnya. Mereka (Ukraina) harus menang," kata Heger berbicara di depan Pemimpin Uni Eropa selama panel di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Rabu, 25 Mei 2022, seperti dikutip Politiko.

Heger kemudian mengkritik anggota Uni Eropa karena terlalu mengandalkan energi dari Rusia. Dia mendesak para pemimpin untuk berhenti mengkompromikan prinsip-prinsip mereka ketika berhadapan dengan Rusia.

“Kami pada dasarnya menukar nilai kami dengan gas dan minyak murah terlalu lama,” katanya. “Berkompromi dengan Putin menyebabkan perang di Ukraina. Perang yang agresif, orang-orang sekarat.”

Menurut Heger, Ukraina menumpahkan darah mereka sendiri untuk nilai-nilai Eropa, jadi Eropa tidak perlu main belakang dengan Putin. Heger meminta Uni Eropa untuk bekerja dengan Ukraina dan Balkan barat untuk membuat aturan baku, sehingga Ukraina dapat bergabung.

Ukraina, dalam beberapa tahun terakhir, memperdalam hubungan ekonomi dan politiknya dengan Uni Eropa. Kyiv telah menyatakan keinginannya untuk bergabung. Bangsa-bangsa di Balkan barat juga telah mencari aksesi selama beberapa tahun.

Biasanya Uni Eropa akan memakan waktu beberapa tahun sebelum memutuskan anggota baru. Negara yang mendaftar harus memenuhi kriteria keanggotaan yang ketat sebelum terlibat dalam negosiasi.

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada awal Mei lalu menyarankan untuk menciptakan struktur baru komunitas politik Eropa. Dia membayangkan komunitas yang memungkinkan kerja sama lebih erat dengan negara-negara yang mencari keanggotaan Uni Eropa, seperti Ukraina.

Gagasan Macron tidak sepenuhnya diterima baik oleh seluruh anggota Uni Eropa. Beberapa pemimpin saat ini telah menolak gagasan bahwa keanggotaannya dapat dilacak dengan cepat karena invasi. “Tidak ada yang namanya akses cepat, hal seperti itu tidak ada,” kata Perdana Menteri Belanda Mark Rutte pada bulan Maret. 

Baca: Slovakia Sumbangkan Sistem Pertahanan Udara S-300 Eks Soviet untuk Ukraina

POLITIKO | EUNEWS24 | REUTERS






Amerika Serikat Bakal Kirimkan Bantuan Sistem Roket HIMARS ke Ukraina

7 jam lalu

Amerika Serikat Bakal Kirimkan Bantuan Sistem Roket HIMARS ke Ukraina

Pentagon menjelaskan paket bantuan tambahan keamanan ke Ukraina akan bernilai lebih dari USD 450 juta (Rp 6,6 triliun).


Antisipasi Serangan dari Barat, Rusia Ajak Belarus Perkuat Pertahanan

10 jam lalu

Antisipasi Serangan dari Barat, Rusia Ajak Belarus Perkuat Pertahanan

Menteri Pertahanan Rusia mengajak Belarus untuk menerbitkan kebijakan yang memperkuat pertahanan kedua negara.


Resmi Jadi Kandidat Anggota Uni Eropa, Begini Tanggapan Volodymyr Zelensky

11 jam lalu

Resmi Jadi Kandidat Anggota Uni Eropa, Begini Tanggapan Volodymyr Zelensky

Presiden Volodymyr Zelensky meyakinkan pencalonan resmi Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa merupakan langkah besar menuju penguatan Eropa.


Apa Jenis Rompi Antipeluru yang akan Digunakan Jokowi ke Ukraina dan Rusia?

12 jam lalu

Apa Jenis Rompi Antipeluru yang akan Digunakan Jokowi ke Ukraina dan Rusia?

Paspampres menyiapkan sejumlah perlengkapan keamanan untuk Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia. Beberapa di antaranya helm dan rompi antipeluru.


Ukraina Resmi Jadi Kandidat Anggota Uni Eropa

12 jam lalu

Ukraina Resmi Jadi Kandidat Anggota Uni Eropa

Uni Eropa telah meloloskan lamaran Ukraina untuk keanggotannya di organisasi itu.


Jerman Bisa Krisis Energi Jika Gas Rusia Dihentikan Total

13 jam lalu

Jerman Bisa Krisis Energi Jika Gas Rusia Dihentikan Total

Menteri Ekonomi Jerman mengakui gas sekarang menjadi komoditas langka di negaranya.


AS Tambah Bantuan ke Ukraina Rp 6,6 T, dari Roket HIMARS hingga Ribuan Amunisi

16 jam lalu

AS Tambah Bantuan ke Ukraina Rp 6,6 T, dari Roket HIMARS hingga Ribuan Amunisi

Amerika Serikat akan menambah bantun untuk Ukraina senilai Rp 6,6 triliun termasuk sistem roket jarak jauh.


Nike Susul Adidas Cs Hengkang dari Rusia, Tutup Seluruh Toko

19 jam lalu

Nike Susul Adidas Cs Hengkang dari Rusia, Tutup Seluruh Toko

Perusahaan sepatu asal AS, Nike memutuskan keluar sepenuhnya dari Rusia akibat perang dengan Ukraina.


Senjata Prancis yang Dikirim ke Ukraina Diledek

20 jam lalu

Senjata Prancis yang Dikirim ke Ukraina Diledek

Produsen senjata asal Rusia meledek senjata buatan Prancis yang dikirim ke Ukraina.


Putin Hadir di Forum BRICS, Serukan India China Cs Bersatu Hadapi Barat

20 jam lalu

Putin Hadir di Forum BRICS, Serukan India China Cs Bersatu Hadapi Barat

Putin menyerukan agar negara-negara anggota BRICS yaitu Brasil, India, China dan Afrika Selatan bersatu menghadapi kekuatan ekonomi Barat.