Ukraina Klaim Temukan 200 Mayat di Mariupol, Kondisinya Menyedihkan

Reporter

Tempo.co

Selasa, 24 Mei 2022 20:18 WIB


TEMPO.CO, Jakarta - Ukraina mengklaim telah menemukan 200 mayat di Mariupol. Seorang penasihat Walikota Mariupol, Petro Andryushchenko, mengatakan para pekerja yang menggali puing-puing di kota pelabuhan tenggara yang hancur telah menemukan ratusan mayat tersebut.

Dilansir dari Aljazeera, Selasa, 24 Mei 2022, mayat-mayat itu ditemukan di ruang bawah tanah sebuah gedung apartemen yang runtuh dan dalam kondisi membusuk. Mariupol, yang kini diklaim telah direbut Moskow menjadi saksi pertempuran paling sengit dalam perang Rusia Ukraina.

Pejuang Ukraina bersembunyi di kota yang luas, pabrik baja Azovstal era Soviet baru-baru ini menyerah setelah berbulan-bulan melakukan perlawanan keras terhadap serangan Rusia. Belum ada tanggapan dari Moskow atas tuduhan ini.

Tidak ada tanggapan segera atas klaim Andryushchenko dari Moskow dan Al Jazeera tidak dapat memverifikasi laporannya secara independen.

Pengumuman penemuan mayat-mayat itu muncul tak lama setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Rusia mengobarkan perang total. Rusia menurut Zelensky berusaha menimbulkan sebanyak mungkin kematian dan kehancuran di negaranya.

"Memang, belum ada perang seperti itu di benua Eropa selama 77 tahun," kata Zelensky pada Kamis malam, menjelang peringatan tiga bulan dimulainya perang, seperti dilansir dari Times of India, Selasa, 24 Mei 2022. 

Dia menunjuk pada serangan rudal yang menewaskan 87 orang pekan lalu di kota Desna, 55 kilometer (35 mil) utara Kyiv, salah satu serangan tunggal paling mematikan dalam perang. “Dan itu hanya empat rudal,” katanya, mencatat ratusan serangan semacam itu sejak awal perang pada 24 Februari 2022.

Kremlin kini berfokus pada serangan di jantung industri timur Donbas. Pasukan Rusia telah mengintensifkan upaya untuk mengepung dan merebut Sievierodonetsk dan kota-kota tetangga. Wilayah itu satu-satunya bagian dari Luhansk Donbas yang tetap berada di bawah kendali pemerintah Ukraina.

Baca: Rusia Habis-Habisan Serang Ukraina Timur

ALJAZEERA | TIMES OF INDIA 






Amerika Serikat Bakal Kirimkan Bantuan Sistem Roket HIMARS ke Ukraina

8 jam lalu

Amerika Serikat Bakal Kirimkan Bantuan Sistem Roket HIMARS ke Ukraina

Pentagon menjelaskan paket bantuan tambahan keamanan ke Ukraina akan bernilai lebih dari USD 450 juta (Rp 6,6 triliun).


Antisipasi Serangan dari Barat, Rusia Ajak Belarus Perkuat Pertahanan

11 jam lalu

Antisipasi Serangan dari Barat, Rusia Ajak Belarus Perkuat Pertahanan

Menteri Pertahanan Rusia mengajak Belarus untuk menerbitkan kebijakan yang memperkuat pertahanan kedua negara.


Resmi Jadi Kandidat Anggota Uni Eropa, Begini Tanggapan Volodymyr Zelensky

12 jam lalu

Resmi Jadi Kandidat Anggota Uni Eropa, Begini Tanggapan Volodymyr Zelensky

Presiden Volodymyr Zelensky meyakinkan pencalonan resmi Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa merupakan langkah besar menuju penguatan Eropa.


Apa Jenis Rompi Antipeluru yang akan Digunakan Jokowi ke Ukraina dan Rusia?

13 jam lalu

Apa Jenis Rompi Antipeluru yang akan Digunakan Jokowi ke Ukraina dan Rusia?

Paspampres menyiapkan sejumlah perlengkapan keamanan untuk Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia. Beberapa di antaranya helm dan rompi antipeluru.


Jerman Bisa Krisis Energi Jika Gas Rusia Dihentikan Total

14 jam lalu

Jerman Bisa Krisis Energi Jika Gas Rusia Dihentikan Total

Menteri Ekonomi Jerman mengakui gas sekarang menjadi komoditas langka di negaranya.


AS Tambah Bantuan ke Ukraina Rp 6,6 T, dari Roket HIMARS hingga Ribuan Amunisi

17 jam lalu

AS Tambah Bantuan ke Ukraina Rp 6,6 T, dari Roket HIMARS hingga Ribuan Amunisi

Amerika Serikat akan menambah bantun untuk Ukraina senilai Rp 6,6 triliun termasuk sistem roket jarak jauh.


Nike Susul Adidas Cs Hengkang dari Rusia, Tutup Seluruh Toko

19 jam lalu

Nike Susul Adidas Cs Hengkang dari Rusia, Tutup Seluruh Toko

Perusahaan sepatu asal AS, Nike memutuskan keluar sepenuhnya dari Rusia akibat perang dengan Ukraina.


Senjata Prancis yang Dikirim ke Ukraina Diledek

21 jam lalu

Senjata Prancis yang Dikirim ke Ukraina Diledek

Produsen senjata asal Rusia meledek senjata buatan Prancis yang dikirim ke Ukraina.


Putin Hadir di Forum BRICS, Serukan India China Cs Bersatu Hadapi Barat

21 jam lalu

Putin Hadir di Forum BRICS, Serukan India China Cs Bersatu Hadapi Barat

Putin menyerukan agar negara-negara anggota BRICS yaitu Brasil, India, China dan Afrika Selatan bersatu menghadapi kekuatan ekonomi Barat.


Roket Jarak Jauh HIMARS dari Amerika Serikat Tiba di Ukraina

22 jam lalu

Roket Jarak Jauh HIMARS dari Amerika Serikat Tiba di Ukraina

Ukraina telah menerima pasokan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) Amerika Serikat, yang diharapkan dapat kalahkan Rusia