Pengikut UAS Disebut Mengancam Akan Serang Singapura

Reporter

Daniel Ahmad

Senin, 23 Mei 2022 21:00 WIB

Merlion Park , Singapura. TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Hukum dan Urusan Dalam Negeri Singapura K. Shanmugam pada Senin, 23 Mei 2022 menyebut ajaran Pendakwah Ustad Abdul Somad atau UAS yang beberapa waktu lalu disebut ekstremis, sangat berdampak. Sejumlah orang terduga pengikut UAS telah diselidiki berdasarkan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri atau ISA, termasuk ada remaja, 17 tahun, yang ditahan (karena hal ini).

Shanmugam menyebut, sejak UAS ditolak masuk ke Singapura pada Senin pekan lalu, beberapa pengikutnya secara terbuka mengancam di media sosial untuk menyerang Singapura secara fisik. Salah satunya menyerukan agar hal itu dilakukan dengan cara yang mirip dengan serangan 9/11 atau 11 September di New York pada 2001. Ada pula komentar lain, yang menyerukan agar Singapura dibom.

“Saya pikir seseorang tidak boleh mengabaikan mereka sepenuhnya,” kata Shanmugam ketika dia membacakan komentar media sosial, saat berbicara kepada wartawan di markas besar Kementerian Dalam Negeri atau MHA Singapura, pada Senin, 23 Mei 2022, seperti dikutip Singapore Today.

“Pararel telah ditarik dengan 9/11. Paralel, sedang ditarik dengan Singapura yang dipimpin oleh para pemimpin non-Islam dan bahwa Singapura harus diserang.”


Shanmugam mengatakan bahwa pihak berwenang telah mengetahui ajaran UAS dalam waktu yang cukup lama. Seorang anak laki-laki berusia 17 tahun yang telah menonton video ajaran UAS ditahan pada Januari 2020 di bawah ISA.


Remaja yang merupakan siswa sekolah menengah itu, diduga telah di-radikalisasi oleh kontak online asing yang memperkenalkannya ke kelompok media sosial. Kontennya berisi, mendukung Negara Islam di Irak dan Suriah atau ISIS, dan kelompok teroris.

Dia pertama kali diselidiki pada September 2017 ketika berusia 15 tahun, setelah dia mengunggah gambar Presiden Halimah Yacob di media sosial dan meminta ISIS untuk memenggal kepalanya karena mendukung Singapura, yang dia pandang sebagai negara kafir.

Shanmugam mengatakan bahwa remaja itu telah menonton banyak ceramah YouTube tentang bom bunuh diri, sebuah topik yang menurut MHA telah didukung oleh UAS, dalam konteks konflik Israel-Palestina.


“Anak laki-laki itu mulai percaya bahwa jika Anda berjuang untuk ISIS dan jika Anda seorang pembom bunuh diri, Anda bisa mati sebagai martir dan menerima hadiah di surga. Jadi Anda dapat melihat khotbah Somad memiliki konsekuensi dunia nyata.”

Sebelumnya melalui akun media sosialnya pada Senin, 16 Mei 2022, UAS mengaku dideportasi dari Singapura. Dia juga mengunggah video saat berada dalam sebuah ruangan.


"UAS di ruang 1x2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore," tulis UAS di unggahannya.


Kementerian Dalam Negeri atau MHA Singapura dalam tiga butir pernyataannya yang dibagikan pada Selasa, 17 Mei 2022,  menjelaskan ada empat alasan penolakan UAS. Keempat alasan itu adalah UAS disebut telah menyebarkan ajaran ekstrimis dan segregasionis, mengizinkan bom bunuh diri, merendahkan agama lain, dan menyebut non-muslim sebagai kafir.

UAS dalam sebuah wawancara media pada Rabu, 18 Mei 2022, mengatakan tuduhan yang dialamatkan padanya adalah persoalan lama yang keliru dan dia sudah menjelaskannya berulang kali di YouTube. Dia juga mengaku pernah ditolak di Timor Leste tetapi itu saat dulu sebelum Pemilihan Presiden 2019. 

Singapore Today

Baca juga: Tentara Ukraina Mundur dari Kota Popasna

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Batik Air Buka Rute Baru Kualanamu - Changi Mulai 1 Juli

18 jam lalu

Batik Air Buka Rute Baru Kualanamu - Changi Mulai 1 Juli

Batik Air akan memperkenalkan rute penerbangan baru antara Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Kualanamu dengan Bandara Changi Singapura mulai 1 Juli 2022.


Pemerintah Kota Batam Negosiasi Supaya Harga Tiket Feri Batam - Singapura Turun

1 hari lalu

Pemerintah Kota Batam Negosiasi Supaya Harga Tiket Feri Batam - Singapura Turun

Dalam dua hari ini akan ada hasil negosiasi Pemerintah Kota Batam dengan pengusaha kapal feri Batam - Singapura, dan sebaliknya.


RI Ditunjuk Jadi Ketua Aids to Navigation Fund Gantikan Malaysia, Ini Tugasnya

1 hari lalu

RI Ditunjuk Jadi Ketua Aids to Navigation Fund Gantikan Malaysia, Ini Tugasnya

ANF didirikan oleh tiga negara pantai, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura.


Tiket Kapal Feri Batam-Singapura Turun Rp 100 Ribu, Pariwisata Kepri Diharapkan Pulih

2 hari lalu

Tiket Kapal Feri Batam-Singapura Turun Rp 100 Ribu, Pariwisata Kepri Diharapkan Pulih

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan pemilik usaha kapal sepakat menurunkan harga tiket kapal Feri dari Batam tujuan Singapura Rp 100 ribu.


Top 3 Dunia: Anak Elon Musk, Mahathir Sebut Singapura dan Riau Bagian dari Johor

2 hari lalu

Top 3 Dunia: Anak Elon Musk, Mahathir Sebut Singapura dan Riau Bagian dari Johor

Berita Top 3 Dunia tentang anak Elon Musk transgender, Rusia serang gudang pangan Ukraina dan Mahathir sebut Singapura dan Riau bagian dari Johor


Top 3 Dunia: Anak Elon Musk, Klaim Mahathir Singapura dan Riau Bagian Johor

2 hari lalu

Top 3 Dunia: Anak Elon Musk, Klaim Mahathir Singapura dan Riau Bagian Johor

Berita Top 3 Dunia tentang anak Elon Musk transgender, Rusia serang gudang pangan Ukraina dan Mahathir sebut SIngapura dan Riau bagian dari Johor


Simalakama Legalitas Ganja di Thailand

3 hari lalu

Simalakama Legalitas Ganja di Thailand

Thailand pada 9 Juni membolehkan penggunaan ganja dosis rendah. Namun bukan berarti warganya boleh teler.


Batik Air Akan Layani Rute Penerbangan dari Bandara Kualanamu Medan-Changi Singapura

5 hari lalu

Batik Air Akan Layani Rute Penerbangan dari Bandara Kualanamu Medan-Changi Singapura

Batik Air akan menambah frekuensi penerbangannya ke Singapura dengan membuka rute Bandara Kualanamu (KNO)-Bandar Udara Internasional Changi di Singapura (SIN).


Wisata ke Pulau Putri Batam Bisa Lihat Sunrise dan Sunset di Singapura

5 hari lalu

Wisata ke Pulau Putri Batam Bisa Lihat Sunrise dan Sunset di Singapura

Berkunjung ke Pulau Putri Batam akan semakin lengkap dengan melakukan tagam aktivitas wisata seperti susur pantai, memancing hingga berkemah.


Lebih Menantang, Alasan 8 Pelajar Adang Truk di Tol Tangerang-Merak

6 hari lalu

Lebih Menantang, Alasan 8 Pelajar Adang Truk di Tol Tangerang-Merak

Para pelajar pengadang truk merasa melakukan aksi serupa di jalan arteri kurang menantang