Kongres Amerika Pertama Kali Bahas UFO Setelah 50 Tahun, Ada Apa?

Reporter

Tempo.co

Editor

Dwi Arjanto

Jumat, 20 Mei 2022 16:40 WIB

Awan dengan bentuk seperti piring terbang UFO raksasa di langit jelang badai. Dailymail.co.uk/Marko Korosec

TEMPO.CO, Washington DC -Kongres Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam 50 tahun terakhir membicarakan fenomena UFO atau sebuah objek melayang yang belum bisa diidentifikasi.

Pembahasan ini dilakukan dalam sebuah rapat dengar pendapat yang digelar pada 17 Mei 2022.

Rapat dengar pendapat tersebut digelar untuk menanggapi sebuah dokumen setebal sembilan halaman yang dirilis tahun lalu.

Melansir ABC News, disebutkan bahwa di dalam dokumen tersebut terdapat 140 penampakan objek aneh yang diduga UFO dan objek tersebut terdeteksi oleh pesawat tentara AS.

Dari 140 objek yang terdeteksi, pejabat berwenang hanya mampu mengidentifikasi satu objek dan objek tersebut adalah balon udara.

Foto penampakan UFO (Unidentified Flying Object) atau piring terbang yang diambil oleh seorang pilot dekat pangkalan AU Edwards di California, A.S pada tahun 1957. Dalam foto terlihat UFO itu mengikuti pesawat jet B-47. Foto dalam kotak insert merupakan perbesaran gambar UFO. Dailymail.co.uk

Dalam rapat tersebut, diperlihatkan juga sebuah video mengenai benda diduga UFO yang melewati pesawat tempur milik AS dengan kecepatan hipersonik.

“Saya tidak memiliki penjelasan yang pasti mengenai objek tersebut,” kata Wakil Direktur Intelijen Kelautan Scott Bray.

Di sisi lain, seorang ilmuwan dari Blue Marble Space Institute of Science, Jacob Haqq-Misra, menyatakan bahwa harus ada transparansi dari pemerintah AS supaya masalah ini dapat terpecahkan dan dapat diselesaikan.

“Selain transparansi, ilmuwan juga harus mengumpulkan data secara sistematis dengan memandangi langit di banyak tempat dengan waktu yang lama,” kata Haqq.

Helikopter siluman tempur Super Great White Shark, yang terlihat seperti piring terbang, dipajang di Pameran Helikopter CIna ke-5 di Tianjin pada 10 Oktober 2019.[Liu Xuanzun/Global Times]

Sedangkan, Jim Green, mantan Kepala Ilmuwan NASA, menyatakan bahwa ada kemungkinan kehidupan di planet lain karena dalam alam semesta banyak planet yang mirip dengan bumi.

Dalam rapat tersebut, anggota kongres Amerika, baik dari Partai Republik maupun Partai Demokrat, menyatakan bahwa UFO yang kerap disebut piring terbang adalah masalah keamanan nasional dan ada kekhawatiran bahwa ini adalah sebuah objek rahasia bagian dari teknologi rahasia milik China dan Rusia.

EIBEN HEIZIER
Baca juga : Diyakini Rekan Taliban, Amerika Kaji Ulang Hubungan Diplomatik dengan Pakistan






Amerika Serikat Berencana Beli Sistem Pertahanan Rudal untuk Ukraina, Apa Itu NASAMS?

8 jam lalu

Amerika Serikat Berencana Beli Sistem Pertahanan Rudal untuk Ukraina, Apa Itu NASAMS?

NASAMS sistem pertahanan udara berbasis darat jarak pendek hingga menengah akan dibeli Amerika Serikat untuk Ukraina


Ghislaine Maxwell Divonis 20 Tahun Penjara atas Perdagangan Seks

9 jam lalu

Ghislaine Maxwell Divonis 20 Tahun Penjara atas Perdagangan Seks

Sosialita asal Inggris Ghislaine Maxwell dijatuhi hukuman 20 tahun penjara karena membantu pebisnis Jeffrey Epstein melakukan pelecehan seksual terhadap gadis remaja.


Amerika Serikat Tuding 5 Perusahaan China Dukung Militer Rusia

11 jam lalu

Amerika Serikat Tuding 5 Perusahaan China Dukung Militer Rusia

Pemerintah Amerika Serikat menuding 5 perusahaan di China mendukung militer dan basis industri pertahanan Rusia, menyusul invasi Moskow di Ukraina


51 Migran Tewas dalam Truk di Texas, Dua Warga Meksiko Didakwa Amerika Serikat

12 jam lalu

51 Migran Tewas dalam Truk di Texas, Dua Warga Meksiko Didakwa Amerika Serikat

Juan Francisco D'Luna-Bilbao dan Juan Claudio D'Luna-Mendez, warga negara Meksiko, telah didakwa memiliki senjata api saat tinggal di Amerika Serikat


Iran Ingin Masuk BRICS, Rusia: Bukti Barat Gagal Mengisolasi Moskow

1 hari lalu

Iran Ingin Masuk BRICS, Rusia: Bukti Barat Gagal Mengisolasi Moskow

Rusia menunjukkan keinginan Iran masuk BRICS sebagai bukti bahwa Barat, yang dipimpin oleh AS, gagal mengisolasi Moskow setelah invasi ke Ukraina


46 Imigran Gelap Tewas di Kontainer, Petugas Menemukan Tumpukan Mayat

1 hari lalu

46 Imigran Gelap Tewas di Kontainer, Petugas Menemukan Tumpukan Mayat

Petugas menemukan "tumpukan mayat" 46 imigran gelap dan tidak ada tanda-tanda air di dalam truk, yang ditinggalkan di sebelah rel kereta api


46 Imigran Gelap Tewas dalam Kontainer di AS, Saksi Dengar Teriakan Minta Tolong

1 hari lalu

46 Imigran Gelap Tewas dalam Kontainer di AS, Saksi Dengar Teriakan Minta Tolong

Kasus kematian 46 imigran gelap dalam kontainer di San Antonio, terungkap setelah seorang saksi men dengar ada suara teriakan minta tolong.


Konsul Meksiko Bantu Identifikasi 42 Migran Tewas dalam Truk di Amerika Serikat

1 hari lalu

Konsul Meksiko Bantu Identifikasi 42 Migran Tewas dalam Truk di Amerika Serikat

Meksiko mengatakan konsul Meksiko sedang dalam perjalanan ke lokasi di mana 42 orang ditemukan tewas dalam truk di San Antonio, Amerika Serikat


Sedikitnya 42 Orang Ditemukan Tewas dalam Truk di San Antonio Amerika Serikat

1 hari lalu

Sedikitnya 42 Orang Ditemukan Tewas dalam Truk di San Antonio Amerika Serikat

Sedikitnya 42 orang ditemukan tewas di dalam sebuah truk trailer pada Senin di San Antonio, Texas, Amerika Serikat


Pertarungan Panjang tentang Hak Aborsi setelah MA Amerika Serikat Batalkan Roe V Wade

1 hari lalu

Pertarungan Panjang tentang Hak Aborsi setelah MA Amerika Serikat Batalkan Roe V Wade

Keputusan MA Amerika Serikat melarang aborsi menimbulkan reaksi pro dan kontra, yang tampaknya akan berlarut-larut.