Temukan Buku Tabungan Ayah, Pria Chile Ini Tuntut Pemerintah Bayar Rp17,5 Miliar

Reporter

Tempo.co

Kamis, 19 Mei 2022 20:46 WIB

Ilustrasi buku tabungan. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta -Mahkamah Agung Chile kini tengah membahas gugatan seorang pria yang meminta pemerintah membayar uang tabungan sang ayah sejak puluhan tahun lalu senilai 1 miliar peso atau Rp17,5 miliar.

Seperti dilansir Reuters Kamis 19 Mei 2022, Exequiel Hinojosa menemukan beberapa buku tabungan milik ayahnya yang dibuat antara tahun 1960-1970 an. Setelah kematian ayahnya, buku itu tetap disimpan di dalam kotak selama beberapa dekade sampai Hinojosa menemukannya.

Buku bank serupa ditemukan tidak berharga, tetapi buku milik ayah Hinojosa memiliki anotasi yang berbunyi "dijamin negara". Dengan bunga dan inflasi, 140.000 peso sekarang diperkirakan bernilai lebih dari 1 miliar peso atau sekitar Rp17,5 miliar.

Pria berusia 76 tahun itu kemudian menggugat pemerintah dan sejak Maret lalu, Mahkamah Agung Chile memerintahkan Kementerian Keuangan untuk mencari solusi atas kasus tersebut.

"Uang itu adalah milik keluarga kami. Dia menabung dengan bekerja sangat keras," kata Hinojosa, seraya menambahkan bahwa keluarga tersebut bahkan tidak mengetahui adanya buku tabungan sampai mereka menemukannya.

"Saya tidak pernah menyangka proses ini akan berubah menjadi semacam gugatan terhadap negara," ujar dia.

Beberapa pengadilan telah memutuskan mendukung Hinojosa, tetapi pemerintah Chile mengajukan banding di setiap langkah. Sekarang, pengadilan banding terakhir akan memutuskan nasib buku tabungan jutaan dolar itu.

"Jika sistem peradilan, mahkamah agung Chile memenangkan saya, yang tersisa untuk memperbaiki masalah adalah membayar apa yang harus dibayar, tidak lebih, tidak kurang," kata Hinojosa.

Baca juga: Cara Orang Kaya di Chile Menghindar dari Kewajiban Karantina

SUMBER: REUTERS






Batalkan Aturan New York, MA AS: Semua Warga Boleh Bawa Senjata Api di Tempat Umum

19 jam lalu

Batalkan Aturan New York, MA AS: Semua Warga Boleh Bawa Senjata Api di Tempat Umum

Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan undang-undang Negara Bagian New York yang membatasi senjata api di tempat umum


Lahan Fasos Fasumnya Diduga Dikuasi Mafia Tanah, Warga GAS Gugat Bupati Bogor

2 hari lalu

Lahan Fasos Fasumnya Diduga Dikuasi Mafia Tanah, Warga GAS Gugat Bupati Bogor

Bupati Bogor, pengembang perumahan, hingga BPN dan notaris juga turut digugat dalam kasus dugaan mafia tanah di Clieungsi itu.


Bivitri Susanti: DPR Melanggar Konstitusi Bila Buru-buru Ketok Palu RKUHP

7 hari lalu

Bivitri Susanti: DPR Melanggar Konstitusi Bila Buru-buru Ketok Palu RKUHP

Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti mengatakan pemerintah dan DPR melanggar konstitusi bila buru-buru mengesahkan RKUHP karena sifatnya RUU operan


PSHK Menilai RKUHP Tidak Bisa Langsung Disahkan

7 hari lalu

PSHK Menilai RKUHP Tidak Bisa Langsung Disahkan

Menurut PSHK, RKUHP harus kembali dibahas pada Pembicaraan Tingkat I terhadap keseluruhan draf.


PP Perlindungan ABK Disahkan, Presiden Tak Jadi Digugat

9 hari lalu

PP Perlindungan ABK Disahkan, Presiden Tak Jadi Digugat

Tiga mantan ABK bidang perikanan mencabut gugatan ke PTUN Jakarta setelah disahkannya Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2022


Kasasi Samin Tan Ditolak, Nurul Ghufron: Kami Akan Kaji Langkah Lanjutan

10 hari lalu

Kasasi Samin Tan Ditolak, Nurul Ghufron: Kami Akan Kaji Langkah Lanjutan

Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan oleh KPK sehingga Samin Tan tetap bebas.


Kasasi Samin Tan Ditolak, KPK Akan Pelajari Langkah Hukum Selanjutnya

10 hari lalu

Kasasi Samin Tan Ditolak, KPK Akan Pelajari Langkah Hukum Selanjutnya

KPK menunggu salinan putusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi mereka terhadap Samin Tan.


Samin Tan Tetap Bebas Usai MA Tolak Kasasi KPK

11 hari lalu

Samin Tan Tetap Bebas Usai MA Tolak Kasasi KPK

Samin Tan tetap bebas dari hukuman setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan oleh KPK.


Pertimbangan Thailand Izinkan Ganja

15 hari lalu

Pertimbangan Thailand Izinkan Ganja

Thailand dekriminalisasi ganja. Pemerintah Negeri Gajah punya beberapa alasan dalam menerapkan beberapa peraturan barunya.


Anak Kaharudin Ongko Gugat Satgas BLBI Rp 216,1 Miliar ke PTUN

15 hari lalu

Anak Kaharudin Ongko Gugat Satgas BLBI Rp 216,1 Miliar ke PTUN

Anak Kaharudin Ongko, Irjanto Ongko, menggugat Satgas BLBI untuk membayar ganti rugi Rp 216,1 miliar. Apa saja gugatan lainnya yang dilayangkan?