Kota di Jerman Ini Larang Kucing Berkeliaran di Luar Rumah, Kenapa?

Reporter

Tempo.co

Kamis, 19 Mei 2022 18:30 WIB

Ilustrasi kucing. Sxc.hu

TEMPO.CO, Jakarta -Pihak berwenang di kota Walldorf, Jerman barat daya, telah memerintahkan beberapa pemilik kucing untuk menjaga hewan peliharaan mereka di dalam rumah hingga akhir Agustus. Seperti dilansir The Independent pada Rabu, aturan ini untuk melindungi burung langka selama musim kawin.

Dekrit ini dirancang untuk membantu menyelamatkan burung jambul, yang membuat sarangnya di tanah dan karenanya menjadi mangsa yang mudah bagi kucing. Populasi burung ini di Eropa barat telah menurun tajam dalam beberapa dekade terakhir.

"Kelangsungan hidup spesies tergantung pada setiap anak burung,” kata pihak berwenang di Walldorf.

Keputusan tersebut, yang berlaku untuk semua kucing di bagian selatan kota dan akan diulang selama musim panas

tiga tahun mendatang, dilaporkan telah membuat pemilik hewan peliharaan tertekan.

Harian regional Rhein-Neckar-Zeitung melaporkan pada Rabu bahwa kepala asosiasi perlindungan hewan setempat berencana untuk mengambil langkah hukum untuk menentang keputusan tersebut.

"Tolong tetap tenang," katanya seperti dikutip harian Jerman. “Saya dapat meyakinkan Anda bahwa kami akan melakukan yang terbaik untuk menghentikan tindakan yang tidak proporsional ini.”

Baca juga: Walter Orthmann Karyawan Loyal Sedunia, 84 Tahun Tak Pernah Pindah Kerja

SUMBER: THE INDEPENDENT






Jerman Bisa Krisis Energi Jika Gas Rusia Dihentikan Total

14 jam lalu

Jerman Bisa Krisis Energi Jika Gas Rusia Dihentikan Total

Menteri Ekonomi Jerman mengakui gas sekarang menjadi komoditas langka di negaranya.


Duta Besar Ukraina Ingin Minta Maaf ke Kanselir Olaf Scholz

1 hari lalu

Duta Besar Ukraina Ingin Minta Maaf ke Kanselir Olaf Scholz

Duta Besar Ukraina untuk Jerman ingin meminta maaf pada Olaf Scholz karena pernah menyebutnya liverwurst, yakni orang yang gampang tersinggung.


Cerita Makhi, Mahasiswa UIN Berprestasi yang Jadi Vokalis Band Nasida Ria

1 hari lalu

Cerita Makhi, Mahasiswa UIN Berprestasi yang Jadi Vokalis Band Nasida Ria

Makhi, mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN KH. Abdurrahman Wahid yang tergabung dalam grup band Nasida Ria. Memiliki berbagai prestasi.


Jokowi Prioritaskan Isu Pangan di KTT G7 Jerman

2 hari lalu

Jokowi Prioritaskan Isu Pangan di KTT G7 Jerman

Tema krisis pangan akan menjadi salah satu perhatian utama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri KTT G7 di Jerman pada akhir Juni.


BKSDA Jakarta Selamatkan Kucing Hutan dan Bubut Jawa

2 hari lalu

BKSDA Jakarta Selamatkan Kucing Hutan dan Bubut Jawa

Kucing hutan tersebut dibawa ke Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur, Jakarta Barat, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Nasida Ria Gebrak Jerman, Perjalanan Grup Kasidah Berusia 47 Tahun ini

2 hari lalu

Nasida Ria Gebrak Jerman, Perjalanan Grup Kasidah Berusia 47 Tahun ini

Nasida Ria mendapat sambutan hangat saat tampil di Jerman, Sabtu 18 Juni 2022. Ini profil grup kasidah yang berusia 47 tahun.


PPI Jerman Gelar Konferensi Internasional Pelajar Asia Tenggara

3 hari lalu

PPI Jerman Gelar Konferensi Internasional Pelajar Asia Tenggara

PPI Jerman menggelar konferensi internasional pelajar Asia Tenggara. Konferensi ini pertama kali yang dilaksanakan di Jerman.


Band Gigi Pernah Cover Lagu Perdamaian dari Nasida Ria, Begini Liriknya

3 hari lalu

Band Gigi Pernah Cover Lagu Perdamaian dari Nasida Ria, Begini Liriknya

Lagu Perdamaian milik Nasida Ria dapat sambutan di Jerman setelah grup kasidah ini tampil di sana. Band Gigi pernah mengcover lagu itu. Ini liriknya.


Kisah Nasida Ria Kembali Tampil di Jerman: Netizen Bersorak Gembira

3 hari lalu

Kisah Nasida Ria Kembali Tampil di Jerman: Netizen Bersorak Gembira

"Perdamaian perdamaian," bait-bait lantunan lagu Perdamaian yang dibawakan oleh Nasida Ria berkumandang di tanah Jerman beberapa hari lalu.


Sanksi Bikin Pengiriman Gas Rusia ke Eropa Tersendat

3 hari lalu

Sanksi Bikin Pengiriman Gas Rusia ke Eropa Tersendat

Juru bicara Pemerintah Rusia menyebut larangan-larangan yang diberlakukan oleh Uni Eropa telah berdampak pada pengiriman gas lewat Nord Stream.