Iran Rayakan Revolusi Islam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Teheran:Ribuan warga Iran meneriakkan slogan-slogan anti Amerika akan memadati jalan-jalan Ibu kota Teheran sebagai bagian dari perayaan 30 tahun sejak revolusi Islam mengkudeta kekuasaan Shah yang didukung Abang Sam.

    Kerumunan warga Iran akan berkumpul di Lapangan Azadi untuk bergabung dengan anggota paramiliter Basij, pada acara tahunan di tengah meningginya hubungan Teheran dengan Washington.

    Amerika dan negara adidaya menuduh program kontroversial nuklir Iran bertujuan untuk membuat senjata nuklir.

    Setiap tahun pada tanggal 10 Februari dirayakan sebagai kemenangan revolusi, di mana 30 tahun lalu militer Iran menyatakan netral. Perayaan revolusi Islam Iran akan diisi idarto Presiden Mahmud Ahmadinejad, meski kehadiran pemimpin spiritual Iran Ayatulah Ali Khamenei belum bisa dikonfirmasikan.

    Pada Sabtu (7/2), Khamanei mengatakan “Setiap tahun” Iran akan memperlihatkan kekuatannya dan aksi ini dinilainya akan membuat musuh mengerti akan kegagalannya.

    Selama 10 hari perayaan revolusi Iran, kota-kota akan dihiasi bendera untuk menandai kembalinya pendiri Republik Islam Iran dari pengasingan, Ayatullah Ruholloh Khomeini, pada 1 Februaria 1979.

    “30 tahun setelahnya, revolusi masih hidup dan bersemangat,” ucap Ahmadinejad pada 31 Januari silam.

    AFP | BAGUS WIJANARKO  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.