Polling Pemilu Australia: Partai Buruh Unggul Tipis Atas Partai Berkuasa

Reporter

Tempo.co

Editor

Yudono Yanuar

Rabu, 18 Mei 2022 17:10 WIB

Perdana Menteri petahana Australia Scott Morrison dan Pemimpin Oposisi Anthony Albanese berdebat di televisi langsung menjelang pemilihan federal 2022, di Sydney, Australia 8 Mei 2022. James Brickwood/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Pemilu Australia akan digelar Sabtu, 21 Mei 2022. Dalam jajak pendapat terakhir, koalisi konservatif yang berkuasa mempersempit kesenjangan dengan oposisi utama Partai Buruh.

Keunggulan Partai Buruh kiri-tengah atas koalisi Liberal-Nasional telah menyusut menjadi 51-49% dari 54-46% dua minggu lalu, demikian hasil jajak pendapat yang dilakukan untuk Sydney Morning Herald, Rabu, 18 Mei 2022.

Jajak pendapat yang dilakukan Guardian menunjukkan keunggulan Partai Buruh telah merosot menjadi 48-46% dari 49%-45% dua minggu lalu.

Perdana Menteri Scott Morrison menggambarkan tren pra-jajak pendapat sebagai "sangat menggembirakan", sementara Partai Buruh mengakui pemilihan akan "sangat ketat".

Kenaikan biaya hidup telah mendominasi topik bagian akhir kampanye dengan para pemilih menilainya sebagai masalah paling kritis dalam beberapa jajak pendapat.

Pertumbuhan upah Australia naik tipis pada kuartal terakhir, data yang keluar pada hari Rabu menunjukkan, bahkan ketika pasar tenaga kerja yang ketat dan rekor lowongan meningkatkan persaingan untuk pekerja.

Tapi inflasi harga konsumen telah meningkat dua kali lebih cepat dari upah, membuat pendapatan riil tetap merah.

"Saya telah sangat jujur dengan orang Australia tentang tantangan ekonomi yang kita hadapi ... Buruh tidak memiliki peluru ajaib dalam hal ini, mereka tidak memiliki pena ajaib atau tongkat ajaib," kata Morrison kepada wartawan di Victoria.

Pemimpin oposisi Anthony Albanese menyalahkan salah urus pemerintah atas lambatnya kenaikan upah dan guncangan inflasi.

"Pekerja Australia membayar harga untuk satu dekade kebijakan buruk dan kegagalan ekonomi, sementara Scott Morrison mengatakan dia harus diberi hadiah tiga tahun lagi karena dia baru memulai," kata Albanese.

Hampir 6 juta dari 17 juta pemilih telah memberikan suara mereka melalui surat suara atau pemungutan suara langsung, data resmi menunjukkan.

Tambahan 1,1 juta suara pos telah diterima sejauh ini dibandingkan pemilu 2019. Jika pemilihan berlangsung ketat seperti hasil jajak pendapat, maka perlu waktu lebih lama untuk bisa tahu pemenang pemilu Australia kali ini.

Reuters






Australia Boikot KTT Kontra-Terorisme ASEAN Pimpinan Myanmar dan Rusia

1 hari lalu

Australia Boikot KTT Kontra-Terorisme ASEAN Pimpinan Myanmar dan Rusia

Australia dilaporkan akan memboikot pertemuan kontra-terorisme ASEAN yang diketuai bersama oleh junta militer Myanmar dan Rusia


Menjajal Aksesibilitas Moda Transportasi untuk Difabel di Perth, Australia, Ada Ramp Hidrolik

1 hari lalu

Menjajal Aksesibilitas Moda Transportasi untuk Difabel di Perth, Australia, Ada Ramp Hidrolik

Tempo mencoba aksesibilitas bagi difabel di moda transportasi umum, yakni bus dan kereta, di Perth, Australia.


Australia Buka Pintu Kerja Sama dengan TransJakarta

2 hari lalu

Australia Buka Pintu Kerja Sama dengan TransJakarta

TransJakarta dan Australia bekerja sama mentransformasi layanan setelah pandemi, dengan tujuan meningkatkan jumlah penumpang.


Partai Buruh akan Ajukan Judicial Review UU PPP ke Mahkamah Konstitusi

3 hari lalu

Partai Buruh akan Ajukan Judicial Review UU PPP ke Mahkamah Konstitusi

Partai Buruh akan mendaftarkan judicial review UU PPP ke MK. Pembahasan aturan yang baru disahkan ini masih dinilai tidak terbuka dengan publik.


Australia Pertimbangkan Ikut Bidding Tuan Rumah Piala Asia 2023

3 hari lalu

Australia Pertimbangkan Ikut Bidding Tuan Rumah Piala Asia 2023

Federasi sepak bola Asia (AFC) sedang membuka kesempatan kepada para anggotanya untuk menggantikan Cina menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.


Perdana Menteri Australia Beri Dukungan Agar Julian Assange Bebas

4 hari lalu

Perdana Menteri Australia Beri Dukungan Agar Julian Assange Bebas

Perdana Menteri Asutralia yang baru melihat bahkan tidak ada alasan bagi Julian Assange ditahan di Inggris.


Inggris Akan Ekstradisi Assange ke AS, PM Australia Tolak Campur Tangan

4 hari lalu

Inggris Akan Ekstradisi Assange ke AS, PM Australia Tolak Campur Tangan

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menolak seruan agar menuntut Amerika Serikat membatalkan penuntutan terhadap warga Australia Julian Assange


Desak Pengesahan UU PPRT, Koalisi: Bukan Sesuatu yang Harus Ditakutkan

5 hari lalu

Desak Pengesahan UU PPRT, Koalisi: Bukan Sesuatu yang Harus Ditakutkan

Koordinator Koalisi Sipil UU PPRT, Eva Sundari, mengklaim bahwa pemerintah mendukung penuh terbitnya regulasi ini.


Krisis Energi, Australia Minta Warga Sydney Hemat Listrik

8 hari lalu

Krisis Energi, Australia Minta Warga Sydney Hemat Listrik

Australia meminta warga Negara Bagian New South Wales dan kota terbesarnya, Sydney, menghemat listrik selama dua jam untuk menghindari pemadaman


Partai Buruh Minta KPU Cabut Masa Kampanye Pemilu 75 Hari

9 hari lalu

Partai Buruh Minta KPU Cabut Masa Kampanye Pemilu 75 Hari

Partai Buruh dan organisasi serikat buruh lainnya membawa lima tuntutan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI, Rabu 15 Juni 2022.