Ukraina Puji Pejuang Mariupol sebagai Pahlawan, Parlemen Rusia: Hukum Mati

Reporter

Tempo.co

Editor

Yudono Yanuar

Rabu, 18 Mei 2022 07:02 WIB

Seorang anggota militer Ukraina yang terluka mendapat perawatan di rumah sakit darurat di dalam bunker Azovstal Iron and Steel Works di Mariupol, Ukraina, 10 Mei 2022. Dmytro Orest Kozatskyi/Press service of Azov Regiment/Handout via REUTERS

TEMPO.CO, JakartaUkraina memuji tentara yang berjuang mempertahankan kota strategis Mariupol sebagai pahlawan yang mengubah arah perang melawan Rusia dengan menahan pasukan lawan selama 82 hari pengepungan dan pemboman.

Lebih dari 250 pejuang, beberapa dari mereka terluka parah, telah dievakuasi setelah menghabiskan berminggu-minggu di bunker dan terowongan di bawah pabrik baja Azovstal yang luas di Mariupol di mana mereka hanya memiliki sedikit makanan, air, obat-obatan atau persediaan lainnya.

Perlawanan mereka membuat Rusia tidak dapat membebaskan pasukan untuk berperang di front lain, sebuah faktor yang menurut Kyiv telah membantu pasukan Ukraina menggagalkan kemajuan Rusia di tempat lain.

"Karena Mariupol menarik pasukan Federasi Rusia selama 82 hari, operasi untuk merebut timur dan selatan (Ukraina) dihentikan. Ini mengubah arah perang," kata penasihat presiden Mykhailo Podolyak.

Kendali penuh atas Mariupol akan memberi Rusia komando rute darat yang menghubungkan semenanjung Krimea, yang direbut Moskow pada 2014, dengan Rusia daratan dan wilayah timur Ukraina yang dikuasai oleh separatis pro-Rusia.

Tetapi sementara pasukan Rusia terikat untuk menyerang Mariupol, gerakan militer mereka tersendat di tempat lain. 

Presiden Volodymyr Zelensky menggambarkan para pejuang Mariupol sebagai pahlawan yang harus tetap hidup. Militer Ukraina mengatakan mereka adalah "pahlawan di zaman kita."

"Mereka selamanya dalam sejarah," tulis Staf Umum Angkatan Bersenjata di Facebook, dan menambahkan bahwa pertahanan Azovstal dan Mariupol telah mencegah Rusia mentransfer sekitar 20.000 personel untuk berperang di daerah lain.

"Kami memperoleh waktu yang sangat dibutuhkan untuk membangun cadangan kami, mengumpulkan kembali kekuatan kami dan mendapatkan bantuan dari mitra kami."

Ukraina yakin puluhan ribu orang telah tewas di Mariupol. Kota ini sekarang menjadi kuburan terbesar dan walikotanya menyamakannya dengan "ghetto abad pertengahan".  

Pertahanan terakhir Mariupol dipimpin oleh Resimen Azov, yang digambarkan Rusia sebagai kelompok neo-Nazi yang membenci Rusia. Beberapa pejuang tetap berada di pabrik baja pada hari Selasa.

Kyiv mengatakan milisi Azov telah dimasukkan ke dalam Garda Nasional Ukraina - sayap militer kementerian dalam negeri - dan telah direformasi jauh dari asal-usul nasionalis radikal dan tidak ada hubungannya dengan politik.  

Menggarisbawahi persepsi yang berbeda dari para pejuang Mariupol di Rusia dan Ukraina, seorang anggota parlemen Rusia pada hari Selasa meminta para mereka yang dievakuasi mendapat hukuman mati.

Reuters






Top 3 Dunia: Pengiriman Bantuan ke Afghanistan dan Amerika Kirim HIMARS ke Ukraina

15 menit lalu

Top 3 Dunia: Pengiriman Bantuan ke Afghanistan dan Amerika Kirim HIMARS ke Ukraina

Top 3 dunia pada 24 Juni 2022, perkembangan terbaru gempa bumi di Afghanistan yang menewaskan seribu orang.


Amerika Serikat Bakal Kirimkan Bantuan Sistem Roket HIMARS ke Ukraina

9 jam lalu

Amerika Serikat Bakal Kirimkan Bantuan Sistem Roket HIMARS ke Ukraina

Pentagon menjelaskan paket bantuan tambahan keamanan ke Ukraina akan bernilai lebih dari USD 450 juta (Rp 6,6 triliun).


Antisipasi Serangan dari Barat, Rusia Ajak Belarus Perkuat Pertahanan

12 jam lalu

Antisipasi Serangan dari Barat, Rusia Ajak Belarus Perkuat Pertahanan

Menteri Pertahanan Rusia mengajak Belarus untuk menerbitkan kebijakan yang memperkuat pertahanan kedua negara.


Resmi Jadi Kandidat Anggota Uni Eropa, Begini Tanggapan Volodymyr Zelensky

13 jam lalu

Resmi Jadi Kandidat Anggota Uni Eropa, Begini Tanggapan Volodymyr Zelensky

Presiden Volodymyr Zelensky meyakinkan pencalonan resmi Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa merupakan langkah besar menuju penguatan Eropa.


Apa Jenis Rompi Antipeluru yang akan Digunakan Jokowi ke Ukraina dan Rusia?

14 jam lalu

Apa Jenis Rompi Antipeluru yang akan Digunakan Jokowi ke Ukraina dan Rusia?

Paspampres menyiapkan sejumlah perlengkapan keamanan untuk Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia. Beberapa di antaranya helm dan rompi antipeluru.


Jerman Bisa Krisis Energi Jika Gas Rusia Dihentikan Total

15 jam lalu

Jerman Bisa Krisis Energi Jika Gas Rusia Dihentikan Total

Menteri Ekonomi Jerman mengakui gas sekarang menjadi komoditas langka di negaranya.


AS Tambah Bantuan ke Ukraina Rp 6,6 T, dari Roket HIMARS hingga Ribuan Amunisi

17 jam lalu

AS Tambah Bantuan ke Ukraina Rp 6,6 T, dari Roket HIMARS hingga Ribuan Amunisi

Amerika Serikat akan menambah bantun untuk Ukraina senilai Rp 6,6 triliun termasuk sistem roket jarak jauh.


Nike Susul Adidas Cs Hengkang dari Rusia, Tutup Seluruh Toko

20 jam lalu

Nike Susul Adidas Cs Hengkang dari Rusia, Tutup Seluruh Toko

Perusahaan sepatu asal AS, Nike memutuskan keluar sepenuhnya dari Rusia akibat perang dengan Ukraina.


Senjata Prancis yang Dikirim ke Ukraina Diledek

21 jam lalu

Senjata Prancis yang Dikirim ke Ukraina Diledek

Produsen senjata asal Rusia meledek senjata buatan Prancis yang dikirim ke Ukraina.


Putin Hadir di Forum BRICS, Serukan India China Cs Bersatu Hadapi Barat

22 jam lalu

Putin Hadir di Forum BRICS, Serukan India China Cs Bersatu Hadapi Barat

Putin menyerukan agar negara-negara anggota BRICS yaitu Brasil, India, China dan Afrika Selatan bersatu menghadapi kekuatan ekonomi Barat.