Ukraina Terkini: Sepertiga Pasukan Rusia Disebut Gugur dalam Perang

Konvoi kendaraan lapis baja pasukan pro-Rusia selama konflik Ukraina-Rusia saat menuju kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina, 28 Maret 2022. Merebut Mariupol akan menjadi kemenangan perang terbesar Rusia setelah gagal dengan cepat merebut kota-kota besar Ukraina. REUTERS/Alexander Ermochenko

TEMPO.CO, Jakarta - Sejak dipaksa mundur dari Kyiv pada pertengahan April yang mengakibatkan pertempuran di Ukraina difokuskan ke Donbas, Rusia disebut gagal menjalani operasinya di wilayah timur itu. Moskow bahkan diklaim telah kehilangan sekitar sepertiga dari pasukan darat yang dikerahkannya ke Ukraina.

Intelijen Militer Inggris dalam laporan yang dibagikan melalui media sosial, mengatakan, serangan Rusia di wilayah Donbas  telah kehilangan momentum dan jatuh jauh di belakang jadwal.

“Meskipun kemajuan awal dalam skala kecil, Rusia telah gagal mencapai keuntungan teritorial substansial selama sebulan terakhir selagi mempertahankan tingkat gesekan yang tinggi secara konsisten,” cuit Kementerian Pertahanan Inggris di Twitter, dikutip Minggu, 29

Intelijen Inggris, dalam keterangan yang sama, mengatakan Rusia tidak mungkin secara signifikan mempercepat laju kemajuannya dalam 30 hari ke depan.

Di medan peperangan, militer Ukraina telah melaporkan serangan balasan yang berlangsung di dekat kota Izium yang dikuasai Rusia. Walau begitu pasukan Rusia maju ke tempat lain di wilayah Donbas timur.

Lokasi Izium melangkahi sungai Donetsk, sekitar 120 km (75 mil) dari Kharkiv di jalan raya utama menuju tenggara. Langkah menekan Izium dan jalur pasokan Rusia dilakukan Ukraina untuk mempersulit Moskow mengepung pasukan Ukraina di front timur Donbas.

Gubernur Regional Oleh Sinegubov dalam komentar yang ditayangkan di media sosial, mengatakan titik terpanas tetap ada di arah Izium dan Ukraina berhasil memenangkannya.

Tetapi militer Ukraina mengakui kemunduran dalam informasi terkini pada Minggu pagi. "Meskipun kalah, pasukan Rusia terus maju di daerah Lyman, Sievierodonetsk, Avdiivka dan Kurakhiv di wilayah Donbas yang lebih luas," katanya.

Terlepas dari analisis Intelijen dari Inggris, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Sabtu, 14 Mei 2022, mengatakan, situasi di wilayah Donbas tetap sangat sulit. Dia menambahkan bahwa pasukan Rusia masih berusaha untuk menunjukkan semacam kemenangan.

"Pada hari ke-80 invasi skala penuh, ini tampak sangat gila, tetapi mereka tidak menghentikan upaya mereka," kata Zelensky dalam pidato rutin yang dibagikan melalui video pada larut malam.

Baca: Zelensky Minta AS Akui Rusia Sebagai Negara Teroris

REUTERS | TWITTER






Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

3 jam lalu

Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

Api melalap salah satu pusat perbelanjaan terbesar di dekat Moskow pada Jumat pagi, masih diselidiki penyebabnya.


Paus Fransiskus Menangis saat Sebut Ukraina dalam Doa

5 jam lalu

Paus Fransiskus Menangis saat Sebut Ukraina dalam Doa

Suara Paus Fransiskus bergetar, lalu menangis saat menyebut kondisi warga Ukraina dalam sebuah acara


Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

16 jam lalu

Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

Politisi oposisi Rusia Ilya Yashin dihukum delapan setengah tahun penjara oleh pengadilan atas tuduhan menyebarkan "informasi palsu" tentang tentara


Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

16 jam lalu

Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

Inggris pada Jumat, 9 Desember 2022, mengumumkan menjatuhkan sanksi yang menargetkan 30 orang di seluruh dunia.


Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

17 jam lalu

Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keinginan Barat untuk mempertahankan dominasinya di panggung dunia meningkatkan risiko konflik.


Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

18 jam lalu

Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

Koordinasi dan kerja sama multilateral dianggap penting untuk menyelesaikan invasi Rusia di tengah potensi membekunya perang dalam waktu lama.


Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

1 hari lalu

Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

Bintang bola basket putri Amerika Serikat Brittney Griner telah dibebaskan dalam pertukaran tahanan dengan Rusia.


Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

1 hari lalu

Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

Sejumlah pengusaha asal Cina tertarik menanamkan sejumlah investasi di Rusia dan memamerkan produk-produk mereka, khususnya produk teknologi


Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

1 hari lalu

Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

Putin mengatakan ia tidak gila untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang Ukraina.


Putin Prediksi Perang Ukraina Bisa Lama dan Berpotensi Pakai Nuklir

1 hari lalu

Putin Prediksi Perang Ukraina Bisa Lama dan Berpotensi Pakai Nuklir

Vladimir putin mengakui perang Ukraina bisa berlangsung lama, di mana Rusia saat ini pun belum punya rencana menarik tentaranya dari Ukraina.