Joe Biden Menimbang-nimbang Rencana ke DMZ

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    U.S President Joe Biden looks down during a press conference in the G20 leaders' summit in Rome, Italy October 31, 2021. REUTERS/Kevin Lamarque

    U.S President Joe Biden looks down during a press conference in the G20 leaders' summit in Rome, Italy October 31, 2021. REUTERS/Kevin Lamarque

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Joe Biden sedang mempertimbangkan untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Korean Demilitarized Zone ketika dia melakukan lawatan ke kawasan Asia pada bulan ini. Jika tidak ada aral melintang, Biden akan ke Korea Selatan dan Jepang pada 20 – 24 Mei 2022 untuk menggelar pembicaraan dengan otoritas di sana.

      

    Humas Gedung Putih Jen Psaki pada Kamis, 12 Mei 2022, mengatakan pihaknya saat ini masih memfinaliasi detail jadwal kunjungan Biden ke Asia. Banyak pejabat asing yang melakukan lawatan ke kawasan Asia, singgah ke DMZ, yang memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan.    

    Presiden Donald Trump bersalaman dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un,berbincang di zona demiliterisasi (DMZ) Korea, 30 Juni 2019. Ini adalah pertemuan ketiga antara Donald Trump dan Kim Jong Un. KCNA via REUTERS

    Sejumlah mantan Presiden Amerika Serikat pernah berkunjung ke DMZ, Biden pun sebenarnya pernah ke sana sebelum tepilih menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat. Akan tetapi, mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tercatat sebagai Presiden Amerika pertama yang melakukan rapat dengan seorang pemimpin Korea Utara.

    Total Trump menggelar rapat dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebanyak tiga kali. Pertemuan terakhir, dilakukan pada Juni 2019, yang tidak berhasil membujuk Kim melepaskan program-program rudal dan nuklirnya.   

    DMZ sering digambarkan sebagai garda depan perang dingin dan sudah ada sejak perang Korea berakhir. Perang Korea pada 1950 – 1953, berakhir hanya lewat gencatan senjata, bukan dengan sebuah pakta perdamaian.

       

    Psaki kembali mengingatkan bahwa Korea Utara mungkin saja pada awal bulan ini siap meluncurkan uji coba senjata nuklir untuk yang ke-7 kalinya. Korea Utara belum pernah melakukan uji coba bom nuklir sejak 2017. Namun pada tahun ini, melanjutkan uji coba rudal balistik lintas benua.

    “Kami telah membagikan informasi ini dengan sekutu-sekutu dan mitra kami. Kami pun saling berkoordinasi,” kata Psaki.

    Kantor berita Yonhap mewartakan kantor Kepresidenan Korea Selatan juga curiga Korea Utara siap melakukan uji coba senjata nuklir. Bisa saja Korea Utara meluncurkan lebih banyak rudal sebelum melanjutkan uji coba berikutnya.

         

    Sumber: reuters

    Baca juga: Inilah Cara Mengenali Timbangan yang Dicurangi Pedagang  

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.