Wartawan Chile Meninggal Kena Tembak Saat Bertugas

Reporter

Ilustrasi wartawan televisi. shutterstock.com

TEMPO.CO, JakartaWartawan asal Chile Francisca Sandoval pada Kamis, 12 Mei 2022, meninggal akibat luka tembak yang dideritanya saat dia meliput unjuk rasa pada 1 Mei 2022 lalu. Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) berduka atas kepergian Sandoval dan mengutuk kekerasan yang dialaminya.

“Kami sangat sedih dengan kabar kematian wartawan Chile Francisca Sandoval, yang tertembak saat sedang meliput sebuah unjuk rasa pada 1 Mei 2022. Kami mengucapkan belasungkawa kepada keluarga dan rekan-rekan kerjanya,” kata Natalie Southwick, Koordinator CPJ wilayah Amerika Latin dan Karabia.

  

Menurut Southwick, otoritas Chile harus memastikan mereka yang bertanggung jawab dalam pembunuhan ini, di bawa ke meja hijau. Bukan hanya itu, harus ada jaminan semua pekerja media bisa bekerja tanpa harus mempertaruhkan nyawa mereka.   

Sebelumnya pada 1 Mei 2022, sekelompok orang melepaskan tembakan dalam unjuk rasa Hari Buruh di Barrio Meiggs, Ibu Kota Santiago, Chile. Unjuk rasa yang berujung ricuh itu, juga diikuti dengan aksi penjarahan.

Dalam kejadian tersebut, setidaknya tiga wartawan luka-luka. Salah satunya adalah Sandoval.

Sandoval, 29 tahun, meliput unjuk rasa Hari Buruh 1 Mei 2022 untuk stasiun televisi yang mengudara di Chile, Canal Señal 3 La Victoria. Dia kena tembak dibagian wajah dan langsung dalam kondisi kritis.

Dia dirawat di rumah sakit Posta Central, Santiago, Chile. Pada Kamis, 12 Mei 2022, dia dinyatakan meninggal. Terduga penembak Sandoval dilaporkan sudah ditahan polisi.

Sumber: cpj.org

Baca juga: Wartawan Rusia Dilarang Liput Cannes Film Festival

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  






Ayah Marsha Aruan Meninggal, Sahabat Datang ke Rumah Duka untuk Menguatkan

2 hari lalu

Ayah Marsha Aruan Meninggal, Sahabat Datang ke Rumah Duka untuk Menguatkan

Ayah meninggal karena serangan jantung, Marsha Aruan menangis di pelukan sahabatnya yang datang melayat ke rumah duka.


Kirstie Alley Meninggal karena Kanker Usus Besar, Mantan Suami Tulis Ucapan Duka

2 hari lalu

Kirstie Alley Meninggal karena Kanker Usus Besar, Mantan Suami Tulis Ucapan Duka

Parker Stevenson mengunggah foto lawas dengan Kirstie Alley dan mengungkapkan rasa terima kasih atas waktu bahagia yang pernah mereka lalui bersama.


Unjuk Rasa 3 Hari di Mongolia Berujung Rusuh

3 hari lalu

Unjuk Rasa 3 Hari di Mongolia Berujung Rusuh

Unjuk rasa di Mongolia berujung ricuh saat demonstran merangsek ke Istana Negara dan mendapat perlawanan dari kepolisian anti-huru-hara


Militer dan Partai Politik di Sudan Bikin Kesepakatan

4 hari lalu

Militer dan Partai Politik di Sudan Bikin Kesepakatan

Militer dan sejumlah partai politik di Sudan membuat kesepakatan yang diharapkan bisa mengakhiri kebuntuan setelah kudeta pada Oktober 2021


Kirstie Alley Meninggal setelah Berjuang Melawan Kanker

4 hari lalu

Kirstie Alley Meninggal setelah Berjuang Melawan Kanker

Bintang Look Who's Talking (1989) dan peraih Emmy Awards 2 kali, Kirstie Alley sempat menjalani perawatan di pusat kanker.


Ini Poin Permasalahan RKUHP yang Ditolak oleh Koalisi Masyarakat Sipil

4 hari lalu

Ini Poin Permasalahan RKUHP yang Ditolak oleh Koalisi Masyarakat Sipil

Koalisi Masyarakat Sipil menilai masih banyak pasal bermasalah dalam RKUHP yang akan disahkan DPR Selasa besok.


Protes Perempuan Wajib Pakai Jilbab di Iran Dimulai Sejak Revolusi 1979

4 hari lalu

Protes Perempuan Wajib Pakai Jilbab di Iran Dimulai Sejak Revolusi 1979

Semangat progresif untuk kebebasan dengan menentang kewajiban berjilbab di Iran, secara historis dianggap sudah dimulai pada 1979, masa awal revolusi yang membawa Iran menjadi Republik Islam.


Warga Italia Memprotes Rencana Pengiriman Senjata ke Ukraina

5 hari lalu

Warga Italia Memprotes Rencana Pengiriman Senjata ke Ukraina

Demonstran mengutuk Pemerintah Italia karena memperbaharui sebuah dekrit yang mengizinkan pengiriman sejumlah senjata ke Ukraina sampai 2024


Masyarakat Gelar Aksi Tolak Pengesahan RKUHP, Ini 8 Keresahan yang Bakal Disampaikan

5 hari lalu

Masyarakat Gelar Aksi Tolak Pengesahan RKUHP, Ini 8 Keresahan yang Bakal Disampaikan

Aliansi sipil bakal menggelar aksi penolakan pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dengan tabur bunga di depan Gedung DPR


Aliansi Sipil Gelar Aksi Tolak Pengesahan RKUHP, Anggota DPR: Perlu Ada Dialog

5 hari lalu

Aliansi Sipil Gelar Aksi Tolak Pengesahan RKUHP, Anggota DPR: Perlu Ada Dialog

Aliansi Nasional Reformasi KUHP bakal menggelar aksi tabur bunga di depan Gedung DPR hari ini simbol penolakan pengesahan RKUHP