DPR Amerika Serikat Setujui Bantuan Rp581 Triliun untuk Ukraina

Reporter

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyambut Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi di Kyiv, Ukraina, 30 April 2022. Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta -Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat meloloskan rancangan undang-undang untuk memberi Ukraina bantuan militer dan ekonomi senilai US$40 miliar atau Rp581 triliun. Jumlah ini lebih banyak US$7 miliar atau Rp101,7 triliun dari yang diminta Presiden Joe Biden pada April.

Seperti dilansir Aljazeera Rabu 11 Mei 2022, RUU tersebut lolos dengan selisih 368-57 suara. Paket itu didukung oleh setiap anggota dari Demokrat dan hampir tiga dari empat Republikan.

Dana ratusan triliun rupiah ini akan memberikan bantuan militer dan ekonomi Ukraina, membantu sekutu regional, mengisi kembali senjata yang telah dikirim Pentagon ke luar negeri. Selain itu, menyediakan US$5 miliar atau Rp72,6 triliun untuk mengatasi kekurangan pangan global yang disebabkan oleh perang yang melumpuhkan produksi tanaman Ukraina.

Undang-undang baru itu juga akan membawa dukungan Amerika untuk Ukraina menjadi hampir US$54 miliar atau Rp784,6 triliun, termasuk U$13,6 miliar untuk mendukung Kongres yang diberlakukan pada Maret.

Senat Amerika Serikat tampaknya pasti akan menyetujui undang-undang bantuan bagi Ukraina tersebut. Namun, belum jelas kapan undang-undang itu akan berlaku, dan beberapa perubahan mungkin terjadi.

Baca juga: Uni Eropa Berencana Beri Utang untuk Ukraina

SUMBER: ALJAZEERA






NATO Desak Korea Selatan Tingkatkan Dukungan Militer untuk Ukraina

1 jam lalu

NATO Desak Korea Selatan Tingkatkan Dukungan Militer untuk Ukraina

Presiden Yoon Suk-yeol mengatakan undang-undang Korea Selatan melarang memasok senjata ke negara yang terlibat konflik, termasuk Ukraina


Perusahaan Rusia Janjikan Rp1 Miliar Bagi Tentara yang Hancurkan Tank Leopard 2 Ukraina

3 jam lalu

Perusahaan Rusia Janjikan Rp1 Miliar Bagi Tentara yang Hancurkan Tank Leopard 2 Ukraina

Perusahaan Fores mengatakan akan membayar lima juta rubel kepada tentara Rusia pertama yang menghancurkan salah satu tank Leopard 2 Ukraina


Anggota DPR RI Soroti Perang Rusia Ukraina Kian Panas usai Kiriman Tank Barat

3 jam lalu

Anggota DPR RI Soroti Perang Rusia Ukraina Kian Panas usai Kiriman Tank Barat

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar menyoroti perang Rusia Ukraina yang tak kunjung usai.


Boris Johnson: Putin Pernah Mengancam Saya dengan Rudal

5 jam lalu

Boris Johnson: Putin Pernah Mengancam Saya dengan Rudal

Meski begitu, eks PM Inggris Boris Johnson menilai ancaman Presiden Rusia Vladimir Putin hanya main-main.


Odessa, Kota Bersejarah di Ukraina Masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO Saat Perang

11 jam lalu

Odessa, Kota Bersejarah di Ukraina Masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO Saat Perang

UNESCO juga memasukkan Kota Odessa Ukraina ke dalam situs warisan dunia yang terancam.


Bill Gates Tiba-tiba Puji Ekonomi Cina, Bandingkan dengan AS

11 jam lalu

Bill Gates Tiba-tiba Puji Ekonomi Cina, Bandingkan dengan AS

Bill Gates memuji ekonomi Cina sebagai kemenangan besar untuk dunia.


Zelensky Lagi-lagi Minta Senjata ke Barat, Harus Dikirim Lebih Cepat

12 jam lalu

Zelensky Lagi-lagi Minta Senjata ke Barat, Harus Dikirim Lebih Cepat

Zelensky kembali minta bantuan senjata ke Barat setelah mendapat janji pasokan tank dari AS, Jerman dan sekutunya.


Jenderal AS Sebut Amerika Perang dengan Cina 2025, Apa Sebabnya?

13 jam lalu

Jenderal AS Sebut Amerika Perang dengan Cina 2025, Apa Sebabnya?

Cina dan Amerika Serikat kemungkinan bisa berperang tiga dua tahun lagi, menurut jenderal bintang empat AS. Apa penyebabnya?


Menlu AS Kunjungi Timur Tengah Saat Israel Palestina Bergejolak

14 jam lalu

Menlu AS Kunjungi Timur Tengah Saat Israel Palestina Bergejolak

Menlu AS Anthony Blinken memulai kunjungan ke Timur Tengah. Salah satu agendanya adalah meredakan ketegangan antara Israel Palestina.


Kilas Balik We Are the World Menginspirasi Peduli Amerika Serikat atas Bencana Kelaparan Afrika

19 jam lalu

Kilas Balik We Are the World Menginspirasi Peduli Amerika Serikat atas Bencana Kelaparan Afrika

Tujuan lagu tersebut, untuk menginspirasi penduduk Amerika Serikat guna menyatukan dukungan terhadap bencana kelaparan di Afrika.