Mantan Presiden Nigeria Goodluck Jonathan Tak Mau Maju Lagi di Pemilu

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Presiden Nigerian Goodluck Jonathan, memasukan surat suara usai memilih di TPS di Otuoke, Nigeria, 28 Maret 2015. Pemilu yang sebelumnya dijadwalkan pertengahan Februari, tertunda karena adanya kelompok militan Boko Haram. AP/Nigeria State House

    Presiden Nigerian Goodluck Jonathan, memasukan surat suara usai memilih di TPS di Otuoke, Nigeria, 28 Maret 2015. Pemilu yang sebelumnya dijadwalkan pertengahan Februari, tertunda karena adanya kelompok militan Boko Haram. AP/Nigeria State House

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Nigeria Goodluck Jonathan memastikan dia tidak akan meminta tiket ke agar bisa mencalonkan diri ke pemilu presiden Nigeria. Jika tidak ada aral melintang, pemilu presiden Nigeria akan diselenggarakan tahun depan.

    Pengakuan Jonathan itu mengakhiri spekulasi yang berkembang selama beberapa bulan terakhir kalau dia berencana kembali ke panggung politik nasional. Sebelumnya, sekelompok pendukung Jonathan dari wilayah utara Nigeria menyorongkan formulir agar Jonathan ambil bagian dalam pemilihan pengurus utama Partai Seluruh Kongres Progresif (APC), yang dijadwalkan pada akhir bulan ini.

    Juru bicara Jonathan Ikechukwu Eze pada Senin malam, 9 April 2022 mengatakan mantan Presiden Nigeria itu, tidak memiliki otorisasi untuk membeli formulir calon Presiden Nigeria, yakni salah satu persyaratan untuk ambil bagian di pemilu presiden Nigeria. Jonathan saat ini masih menjabat sebagai Ketua Partai Rakyat Demokrat Nigeria, yang saat ini dalam posisi sebagai oposisi.   

    “Kami menghargai tingginya permintaan dari penjuru Nigeria agar Dr. Jonathan bisa maju di pemilu presiden 2023. Kami ingin tegaskan, dia tidak berkomitmen apapun atas permintaan ini,” kata Eze.

              

    Sangat umum di Nigeria saat politikus mengubah posisi mereka selama pemilu, namun akan sangat mengejutkan jika APC memutuskan mengajukan seorang kandidat (Jonathan), yang pernah dicemooh karena dia dianggap tidak berkompeten saat menjabat sebagai presiden.

    Rencananya, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari akan meninggalkan jabatannya setelah menjabat dua periode sebagai orang nomor satu di Nigeria. Saat ini, persaingan untuk menggantikan posisi Buhari terbuka lebar dengan lebih dari 20 kandidat yang sudah mendaftar untuk maju di pemilu presiden nanti.

      

    Pendaftaran kandidat presiden Nigeria akan ditutup pada Selasa, 10 Mei 2022 waktu setempat. Selanjutnya, sebuah komite akan menyeleksi para kandidat. Diantara mereka yang maju dalam pemilu presiden Nigeria ini adalah Wakil Presiden Nigeria Yemi Osinbajo, mantan Gubernyr Lagos Bola Tinubu, serta sejumlah menteri di pemerintahan Buhari.

    Persaingan diperkirakan akan menyempit begitu begitu kampanye di mulai, dimana sebagian kandidat bakal keluar.

    Sumber: Reuters  

    Baca juga: Kampanye Pemilu Presiden Filipina Berakhir

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.