Puluhan Kucing dan Anjing Donetsk Diungsikan ke Rusia

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Relawan Yulia memegang anjing Zoya yang diambil dari unit militer di wilayah Donetsk dan sedang dievakuasi ke Rusia di tengah konflik Ukraina-Rusia, di kota Donetsk yang dikuasai separatis, Ukraina 8 April 2022. REUTERS/Alexander Ermochenko

TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan kucing dan anjing piaraan, yang ditinggal mengungsi oleh pemiliknya di wilayah Donetsk, Ukraina, diselamatkan oleh relawan dan dibawa ke Rusia.

Kota Donetsk, yang dikuasai separatis dukungan Rusia, sudah memanas sebelum invasi dimulai Presiden Putin pada 24 Februari 2022. Itu sebabnya banyak penduduk mengungsi ke Rusia dan meninggalkan hewan piaraan mereka.

Relawan penyayang binatang mencoba menyelamatkannya ke Rusia. Salah satunya, Yulia, yang sudah sembilan kali ulang-alik Donest - perbatasan Rusia dengan bagasi penuh kucing dan anjing.

Warga asal Donetsk itu membawa hingga 18 hewan peliharaan setiap kali menyeberang perbatasan. Di sana dia menyerahkan kucing dan anjing yang ditinggalkan kepada sukarelawan Rusia yang kemudian mengantar mereka ke Moskow sekitar 900 kilometer ke utara.

Relawan yang dipimpin oleh Irina Marchenko, pemilik toko hewan peliharaan di Moskow, telah berkumpul dari kedua sisi perbatasan untuk membawa kucing dan anjing yang ditinggalkan di Donetsk ke rumah baru di Rusia.

Yulia mengatakan dia merasa terdorong untuk membantu, bahkan jika itu berarti mengemudi berjam-jam melalui pos pemeriksaan dengan kucing nakal dan anak anjing yang memekik sebagai penumpang di mobil Lada hijau miliknya.

"Relawan merawat begitu banyak hewan peliharaan sekarang," kata Yulia sambil membelai kucing. "Di Donetsk kami tidak tahu di mana kami dapat menemukan rumah mereka karena banyak orang pergi."

Rusia telah mengakui wilayah yang memisahkan diri di Donetsk dan Luhansk sebagai negara merdeka, meskipun seluruh dunia menganggap mereka bagian dari Ukraina. Separatis yang didukung Rusia di dua wilayah itu memberontak dari Ukraina sejak 2014.

Pasukan Ukraina telah meningkatkan perlawanan keras terhadap intervensi militer Rusia dengan Barat telah memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Rusia dalam upaya untuk memaksanya menarik pasukan.

Marchenko, dalang operasi penyelamatan, pertama kali terhubung dengan warga Donetsk melalui media sosial, menawarkan untuk sementara menampung kucing dan anjing mereka atau mencarikan mereka rumah baru di ibu kota Rusia.

"Ketika saya bangun pada 24 Februari, saya mengerti bahwa banyak hewan akan berakhir di jalan, bahwa orang tidak akan dapat membawa mereka," kata pria Moskow berusia 36 tahun itu.

"Kami ingin pertama-tama menyelamatkan hewan-hewan yang terlantar, mereka yang tidak pernah berada di jalanan dan tidak akan bertahan hidup di sana."

Reuters






AS Beri Suntikan Senjata Baru ke Ukraina, Rusia-Iran Makin Mesra

1 jam lalu

AS Beri Suntikan Senjata Baru ke Ukraina, Rusia-Iran Makin Mesra

Amerika Serikat mengumumkan bantuan militer baru untuk Ukraina ketika hubungan Rusia dengan Iran makin erat diduga terkait pasokan rudal balistik.


Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

5 jam lalu

Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

Api melalap salah satu pusat perbelanjaan terbesar di dekat Moskow pada Jumat pagi, masih diselidiki penyebabnya.


Paus Fransiskus Menangis saat Sebut Ukraina dalam Doa

6 jam lalu

Paus Fransiskus Menangis saat Sebut Ukraina dalam Doa

Suara Paus Fransiskus bergetar, lalu menangis saat menyebut kondisi warga Ukraina dalam sebuah acara


Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

17 jam lalu

Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

Politisi oposisi Rusia Ilya Yashin dihukum delapan setengah tahun penjara oleh pengadilan atas tuduhan menyebarkan "informasi palsu" tentang tentara


Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

18 jam lalu

Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

Inggris pada Jumat, 9 Desember 2022, mengumumkan menjatuhkan sanksi yang menargetkan 30 orang di seluruh dunia.


Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

19 jam lalu

Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keinginan Barat untuk mempertahankan dominasinya di panggung dunia meningkatkan risiko konflik.


Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

19 jam lalu

Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

Koordinasi dan kerja sama multilateral dianggap penting untuk menyelesaikan invasi Rusia di tengah potensi membekunya perang dalam waktu lama.


Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

1 hari lalu

Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

Bintang bola basket putri Amerika Serikat Brittney Griner telah dibebaskan dalam pertukaran tahanan dengan Rusia.


Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

1 hari lalu

Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

Sejumlah pengusaha asal Cina tertarik menanamkan sejumlah investasi di Rusia dan memamerkan produk-produk mereka, khususnya produk teknologi


Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

1 hari lalu

Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

Putin mengatakan ia tidak gila untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang Ukraina.