Putin: Perundingan Damai dengan Ukraina Menemui Jalan Buntu

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri pertemuan dengan anggota pemerintah melalui tautan video di Moskow, Rusia 10 Maret 2022. Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan perundingan damai dengan Ukraina kembali menemui jalan buntu.

"Sekarang, persyaratan keamanan adalah satu hal, dan masalah pengaturan hubungan di Krimea, Sevastopol, dan Donbas dikeluarkan dari ruang lingkup perjanjian ini. Artinya, kami kembali ke situasi buntu untuk diri kami sendiri dan untuk semua," kata Putin dikutip dari CNN pada Selasa, 12 April 2022.

Putin berbicara bersama rekannya dari Belaruasia, Alexander Lukashenko pada konferensi pers.

Putin menyatakan tidak akan menghentikan operasi militer di Ukraina sampai negaranya berhasil.

Dia mengatakan bahwa laporan mengenai kekejaman tentara Rusia di Kota Bucha, Ukraina sebagai kebohongan. Dia membandingkan isu itu dengan laporan bohong bahwa rezim Presiden Assad di Suriah menggunakan senjata kimia. “Itu merupakan provokasi di Suriah, palsu yang sama di Bucha,” kata Putin.

CNN menyatakan melihat secara langsung kuburan massal saat berada di tanah di pinggiran Kiev dan setidaknya 20 mayat terlihat di satu jalan.

Sementara itu, seorang penasihat presiden Ukraina mengatakan bahwa negosiasi dengan Rusia masih berlangsung, setelah Vladimir Putin mengeluarkan pernyataan tersebut. "Negosiasi sangat sulit. Tetapi mereka sedang berlangsung," kata Mykhailo Podolyak, penasihat kepala kantor Presiden Ukraina dan seorang negosiator utama, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor kepresidenan Ukraina.

Pernyataan Podolyak tentang negosiasi muncul ketika terungkapnya pembunuhan warga sipil yang meluas akibat serangan pasukan Rusia. “Yang jelas latar belakang emosional dalam proses negosiasi hari ini berat,” kata Podolyak.

Menurut dia, delegasi Ukraina bekerja secara eksklusif dalam kerangka yang pro-Ukraina dan transparan. Di sisi lain, kata dia, pihak Rusia menggunakan taktik tradisional, yaitu tekanan ke publik selama proses negosiasi.

Baca juga: Akses ke TPU Sulit, Kamar Mayat di Sejumlah Kota di Ukraina Penuh






Dianggap Langgar Teritori Rusia, Dua Menteri Wanita Ukraina Terancam Ditangkap

6 jam lalu

Dianggap Langgar Teritori Rusia, Dua Menteri Wanita Ukraina Terancam Ditangkap

Dinas keamanan Rusia (FSB) telah meminta penangkapan dua menteri wanita Ukraina


Perwakilan Ukraina dan Rusia akan Bertemu di Bali Democracy Forum ke-15

7 jam lalu

Perwakilan Ukraina dan Rusia akan Bertemu di Bali Democracy Forum ke-15

Para wakil dari Ukraina dan Rusia telah terkonfirmasi akan menghadiri Bali Democracy Forum di Bali


Ukraina Sukses Serang Tiga Pangkalan Udara Rusia dengan Drone

8 jam lalu

Ukraina Sukses Serang Tiga Pangkalan Udara Rusia dengan Drone

Pangkalan udara Engels, dekat kota Saratov di Rusia, berjarak setidaknya 600 kilometer dari wilayah terdekat Ukraina.


Putin Teken Undang-undang Larang Propaganda LGBT di Rusia

11 jam lalu

Putin Teken Undang-undang Larang Propaganda LGBT di Rusia

Putin melarang total propaganda LGBT di Rusia dengan menerbitkan aturan baru.


Putin Setir Mobil Sendiri Pantau Jembatan Krimea yang Rusak Parah

12 jam lalu

Putin Setir Mobil Sendiri Pantau Jembatan Krimea yang Rusak Parah

Putin menyetir mobil sendiri memantau jembatan Krimea yang hancur setelah diledakan pada 8 Oktober 2022.


Moskow Kecolongan, Drone Ukraina Serang Pangkalan Udara Nuklir Rusia

18 jam lalu

Moskow Kecolongan, Drone Ukraina Serang Pangkalan Udara Nuklir Rusia

Moskow mengatakan drone Ukraina menyerang dua pangkalan udara jauh di dalam wilayah Rusia atau ratusan km dari garis depan.


Penjualan Senjata Global Naik Jadi US$592 Miliar pada 2021

19 jam lalu

Penjualan Senjata Global Naik Jadi US$592 Miliar pada 2021

Penjualan senjata dan layanan militer oleh 100 perusahaan pertahanan terbesar dunia naik 1,9 persen menjadi US$592 miliar pada 2021.


RI Sulit Impor Minyak Rusia, Energy Watch: Ada Ancaman dari Amerika dan Sekutunya

19 jam lalu

RI Sulit Impor Minyak Rusia, Energy Watch: Ada Ancaman dari Amerika dan Sekutunya

Kebijakan pembatasan harga sejatinya tak menutup kesempatan Indonesia mengimpor minyak Rusia.


Top 3 Dunia: Erupsi Semeru Picu Tsunami di Jepang, Uni Eropa Ajak WTO Gugat Amerika

21 jam lalu

Top 3 Dunia: Erupsi Semeru Picu Tsunami di Jepang, Uni Eropa Ajak WTO Gugat Amerika

Berita Top 3 Dunia Senin 5 Desember 2022 diawali oleh kabar letusan Gunung Semeru di Indonesia.


Rusia: Batas Harga Minyak Tak Halangi Operasi Militer di Ukraina

1 hari lalu

Rusia: Batas Harga Minyak Tak Halangi Operasi Militer di Ukraina

Rusia menegaskan bahwa batasan harga minyak yang ditetapkan Barat hanya akan mengacaukan pasar energi global.