Akses ke TPU Sulit, Kamar Mayat di Sejumlah Kota di Ukraina Penuh

Reporter

Pasukan pro-Rusia memeriksa jalan-jalan selama konflik Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina 7 April 2022. Pemimpin pemberontak pro-Rusia mengatakan pasukan separatis di Ukraina timur telah menguasai pelabuhan kota strategis Mariupol. REUTERS/Alexander Ermochenko

TEMPO.CO, Jakarta - Serhii Haidai, kepala administrasi militer regional Luhansk, Ukraina mengatakan kamar mayat di beberapa kota sekarang penuh di tengah pemadaman listrik

Haidai mengatakan di akun Telegramnya bahwa mayat-mayat juga berada di ruang bawah tanah di wilayah tersebut. Dalam jeda penembakan, mereka dikumpulkan oleh sukarelawan dan dikuburkan di tempat-tempat yang baru ditentukan. Alasannya karena akses ke makam yang tersedia tidak mungkin.

Daerah di sekitar Severodonetsk, yang telah mengalami penembakan terus-menerus selama berminggu-minggu, adalah yang paling parah terkena dampaknya.

"Di Severodonetsk, administrasi militer regional mengorganisir tempat pemakaman baru di tempat yang relatif aman. Lubang digali dengan traktor dan kuburan disistematiskan dalam daftar. Setiap orang mati atau meninggal dikubur secara alami di kuburan terpisah. Selama 48 hari perang, sekitar 400 penguburan," katanya, Selasa, 12 April 2022 dikutip dari CNN.

Haidai menuturkan tempat pemakaman baru telah dibuat di Lysychansk. "Yang mati dan yang terbunuh dikuburkan di kuburan umum."

Menurut dia, situasi pemakaman di Popasna dan Rubizhne saat ini amat sulit. Pendudukan sebagian kota oleh Rusia membuat pemindahan mayat tidak mungkin dilakukan. Warga pun terpaksa menguburkan kerabat mereka di pekarangan rumahnya.

"Akibat penembakan, di daerah-daerah tertentu, mayat-mayat itu tetap tergeletak di jalan-jalan," kata Haidai.

Sumber: CNN

Baca juga: EKSKLUSIF Laporan Tempo dari Ukraina: Restoran di Kyiv Kembali Menjamu Tamu






Negara Baltik dan Polandia Minta Atlet Rusia dan Belarusia Dilarang Tampil di Olimpiade 2024

3 jam lalu

Negara Baltik dan Polandia Minta Atlet Rusia dan Belarusia Dilarang Tampil di Olimpiade 2024

Latvia dan Ukraina mengancam memboikot Olimpiade 2024 jika atlet Rusia dan Belarusia tampil sementara perang berlanjut di Ukraina.


Duta Besar Rusia Heran Washington Tak Mau Gunakan Jalur Diplomatik untuk Dialog

6 jam lalu

Duta Besar Rusia Heran Washington Tak Mau Gunakan Jalur Diplomatik untuk Dialog

Duta Besar Rusia untuk Amerika dibuat bingung dengan sikap Washington karena memilih menyampaikan sebuah pesan untuk Rusia, tapi lewat Mesir.


Sergei Lavrov Komentari Pengiriman Bantuan Senjata ke Ukraina

6 jam lalu

Sergei Lavrov Komentari Pengiriman Bantuan Senjata ke Ukraina

Sergei Lavrov melihat Ukraina harus memenuhi keinginan negara-negara Barat yang berjanji akan memberikan Kyiv senjata-senjata jarak jauh


Austria Usir Empat Diplomat Rusia, Diduga Terlibat Spionase

8 jam lalu

Austria Usir Empat Diplomat Rusia, Diduga Terlibat Spionase

Austria pada Kamis 2 Februari 2023 mengusir empat diplomat Rusia karena melanggar perjanjian internasional


Israel Pertimbangkan Kirim Iron Dome ke Ukraina

17 jam lalu

Israel Pertimbangkan Kirim Iron Dome ke Ukraina

Israel mempertimbangkan mengirim sistem pertahanan udara ke Ukraina, termasuk Iron Dome yang selama ini diandalkan menangkis serangan roket Hamas


Zelensky Akui Rusia Catat Kemajuan dalam Pertempuran di Ukraina Timur

17 jam lalu

Zelensky Akui Rusia Catat Kemajuan dalam Pertempuran di Ukraina Timur

Zelensky mengakui situasi di garis depan di timur Ukraina menjadi lebih sulit setelah pasukan Rusia meningkatkan serangan dalam beberapa hari terakhir


Amerika Serikat Akan Setop Bantuan Militer Rusia ke Myanmar

17 jam lalu

Amerika Serikat Akan Setop Bantuan Militer Rusia ke Myanmar

AS mengintip peluang untuk membatasi kerja sama militer Myanmar dan Rusia. Washington menegaskan dukungan ke ASEAN.


Angka Aborsi di Rusia Turun

19 jam lalu

Angka Aborsi di Rusia Turun

Menteri Kesehatan Rusia mengumumkan angka aborsi di Rusia turun secara signifikan dalam satu dekade terakhir karena ada layanan konseling


Ukraina Geledah Rumah Miliarder Terpandang dalam Penumpasan Korupsi

20 jam lalu

Ukraina Geledah Rumah Miliarder Terpandang dalam Penumpasan Korupsi

Penggeledahan juga dilakukan di rumah mantan menteri dalam negeri yang juga dituduh terlibat kasus korupsi.


Top 3 Dunia: Warga Amerika Kecewa, Devaluasi Mata Uang Lebanon, Paket Bantuan untuk Ukraina

21 jam lalu

Top 3 Dunia: Warga Amerika Kecewa, Devaluasi Mata Uang Lebanon, Paket Bantuan untuk Ukraina

Bantuan AS untuk Ukraina yang memancing perhatian menjadi topik dari dua dari tiga berita teratas.