10 Koridor Kemanusiaan Disepakati, Ukraina Desak Warga Mengungsi

Reporter

Barang-barang warga yang hendak mengungsi berserakan pasca serangan rudal Rusia di stasiun kereta api Kramatorsk, Ukraina Timur, dalam gambar yang diunggah pada 8 April 2022. Stasiun ini dipenuhi oleh sekitar 4.000 warga sipil yang mayoritas lansia, perempuan dan anak-anak. Kementerian Pertahanan Ukraina/via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta -Sebanyak 10 koridor kemanusiaan untuk mengevakuasi orang-orang dari wilayah-wilayah terkepung di Ukraina telah disepakati pada Sabtu 9 April 2022, kata Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk.

Seperti dilansir Reuters, koridor-koridor yang direncanakan itu termasuk satu koridor kemanusiaan yang ditujukan untuk warga yang dievakuasi dengan transportasi pribadi dari Kota Mariupol, kata Vereshchuk.

Sementara itu, sirene serangan udara terdengar di sebagian besar timur Ukraina pada Sabtu pagi, kata para pejabat, ketika Gubernur Luhansk Serhiy Gaidai, dalam pidato yang disiarkan televisi, mendesak orang-orang untuk pergi karena Rusia sedang mengumpulkan pasukan untuk melakukan serangan.

Gaidai mengatakan bahwa sekitar 30 persen warga masih tinggal di pemukiman di seluruh wilayah Luhansk dan telah diminta untuk mengungsi. "Mereka (Rusia) mengumpulkan kekuatan untuk melakukan serangan dan kami melihat jumlah penembakan meningkat," kata Gaidai kepada saluran televisi publik.

Seruan untuk evakuasi itu menyusul serangan rudal hari Jumat di sebuah stasiun kereta api yang penuh dengan wanita, anak-anak dan orang tua di kota Kramatorsk di wilayah Donetsk. Wilayah itu pusat bagi warga sipil yang melarikan diri ke timur.

Walikota Kota Oleksander Honcharenko, yang memperkirakan 4.000 orang berkumpul di sana pada saat serangan itu, mengatakan pada Sabtu bahwa jumlah korban tewas telah meningkat menjadi sedikitnya 52 orang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyerukan "tanggapan global yang tegas" terhadap serangan Rusia di stasiun kereta tersebut. Serangan itu meninggalkan sobekan pakaian berlumuran darah, mainan, dan barang bawaan yang rusak berserakan di peron stasiun.

Baca juga: Korban Rudal Rusia ke Stasiun Kramatorsk Jadi 50, Moskow Tuding Balik

SUMBER: REUTERS

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






AS Beri Suntikan Senjata Baru ke Ukraina, Rusia-Iran Makin Mesra

39 menit lalu

AS Beri Suntikan Senjata Baru ke Ukraina, Rusia-Iran Makin Mesra

Amerika Serikat mengumumkan bantuan militer baru untuk Ukraina ketika hubungan Rusia dengan Iran makin erat diduga terkait pasokan rudal balistik.


Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

4 jam lalu

Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

Api melalap salah satu pusat perbelanjaan terbesar di dekat Moskow pada Jumat pagi, masih diselidiki penyebabnya.


Paus Fransiskus Menangis saat Sebut Ukraina dalam Doa

6 jam lalu

Paus Fransiskus Menangis saat Sebut Ukraina dalam Doa

Suara Paus Fransiskus bergetar, lalu menangis saat menyebut kondisi warga Ukraina dalam sebuah acara


Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

16 jam lalu

Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

Politisi oposisi Rusia Ilya Yashin dihukum delapan setengah tahun penjara oleh pengadilan atas tuduhan menyebarkan "informasi palsu" tentang tentara


Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

17 jam lalu

Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

Inggris pada Jumat, 9 Desember 2022, mengumumkan menjatuhkan sanksi yang menargetkan 30 orang di seluruh dunia.


Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

18 jam lalu

Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keinginan Barat untuk mempertahankan dominasinya di panggung dunia meningkatkan risiko konflik.


Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

19 jam lalu

Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

Koordinasi dan kerja sama multilateral dianggap penting untuk menyelesaikan invasi Rusia di tengah potensi membekunya perang dalam waktu lama.


Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

1 hari lalu

Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

Bintang bola basket putri Amerika Serikat Brittney Griner telah dibebaskan dalam pertukaran tahanan dengan Rusia.


Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

1 hari lalu

Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

Sejumlah pengusaha asal Cina tertarik menanamkan sejumlah investasi di Rusia dan memamerkan produk-produk mereka, khususnya produk teknologi


Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

1 hari lalu

Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

Putin mengatakan ia tidak gila untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang Ukraina.