Kronologi Peristiwa di Bucha Ukraina Versi Rusia

Reporter

Mayat warga sipil yang tewas selama invansi Rusia Ukraina berlanjut dikuburkan massal di Bucha, di wilayah Kyiv, Ukraina 4 April 2022. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan "Ini adalah kejahatan perang dan akan diakui oleh dunia sebagai genosida." REUTERS/Vladyslav Musiienko

TEMPO.CO, Jakarta - Rusia dituding melakukan pembantaian pada ratusan warga sipil di Bucha, Ukraina. Tuduhan ini langsung dibantah oleh Rusia.

Berikut kronologi peristiwa di Bucha, yang sesungguhnya, menurut Rusia : 

30 Maret 2022 : tentara Rusia keluar dari wilayah Kyiv, termasuk dari Kota Bucha. Sedangkan tentara Ukraina masih melancarkan serangan ke pasukan militer Rusia yang sedang keluar dari area permukiman kota (serangan tersebut dilakukan pada 30—31 Maret).

31 Maret : Wali Kota Bucha Anatoly Fedoruk dalam pesan video mengonfirmasi bahwa tidak ada tenara Rusia di kotanya. Dipastikan pula tidak ada warga sipil yang ditembak ataupun yang tangannya terikat ditemukan di jalan-jalan.

1 April : Wakil Dewan Kota Rakyat Ekaterina Ukraintseva dalam akun Facebook-nya menginformasikan pelaksanaan operasi pembebasan Kota Bucha. Dalam pesan videonya, dia meminta penduduk setempat agar jangan mengganggu operasi pembebasan.

Pada malam 1 April 2022, muncul pemberitahuan tentang diberlakukannya jam malam (sampai pukul 06:00 pagi dan berlaku hingga 5 April). Warga Bucha dilarang keluar rumah, kecuali ada keperluan mendesak.

Pada saat yang sama, tentara Ukraina mempublikasikan video mereka dari jalan-jalan Kota Bucha dan tidak ada seorang pun yang ditembak. Jam malam dihapuskan pada 3 April.

Warga berdiri dekat kuburan massal warga sipil yang tewas selama invansi Rusia Ukraina berlanjut di Bucha, di wilayah Kyiv, Ukraina 4 April 2022. REUTERS/Vladyslav Musiienko

2 April : Kepolisian Ukraina memublikasikan video di YouTube dari Kota Bucha tentang operasi pembebasan kota itu dan tidak ada orang yang ditembak.

3 April : tentara Ukraina masuk Kota Bucha, muncul pesan-pesan tentang pembunuhan massal warga sipil, banyak foto dan video disebarluaskan.

Analisis video membuktikan bahwa banyak di antara mereka yang dibunuh memakai kain putih pada tangan mereka – lambang status netral atau persahabatan terhadap pasukan Rusia. Kemungkinan besar orang-orang tersebut dibunuh pasukan Ukraina karena 'bekerja sama' dengan Rusia.

Pada saat yang sama, salah satu video lain semakin populer. Video itu menunjukkan  beberapa orang dibunuh di suatu ruangan. Dalam video itu, sekali lagi muncul orang dengan kain putih (simbol pasukan Rusia) pada tangan mereka.

Malam hari pada 3 April – Kementerian Pertahanan Federasi Rusia memublikasikan pernyataan resmi yang membantah tuduhan rezim Kyiv atas pembunuhan warga sipil di Kota Bucha.

4 April : Presiden Ukraina Vladimir Zelenskiy mengunjungi Kota Bucha bersama puluhan wartawan, termasuk wartawan asing. Setelah pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Rusia tentang penarikan dari wilayah Kyiv dan Kota Bucha, para wartawan asing tidak mendapatkan izin dari pemerintah Ukraina untuk mengunjungi kota tersebut.

Penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina Anton Geraschenko memublikasikan video dari tempat kuburan massal di Kota Bucha. Pada saat yang sama para wartawan sedang merekam – di depan mereka, ada staf Ukraina membawa mayat orang yang dibunuh dengan kain putih. 

Sumber:  t.me/kedubesrusia/25 | sashakots/30817

Baca juga :Ratusan Warga Ukraina Tewas di Bucha, Jasad Tergeletak di Jalan 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Rusia: Batas Harga Minyak Tak Halangi Operasi Militer di Ukraina

7 jam lalu

Rusia: Batas Harga Minyak Tak Halangi Operasi Militer di Ukraina

Rusia menegaskan bahwa batasan harga minyak yang ditetapkan Barat hanya akan mengacaukan pasar energi global.


Volodymyr Zelensky Minta Warga Ukraina Tabah Lalui Musim Dingin dalam Gelap

13 jam lalu

Volodymyr Zelensky Minta Warga Ukraina Tabah Lalui Musim Dingin dalam Gelap

Presiden Volodymyr Zelensky menyerukan kepada warga Ukraina supaya dapat bersabar dan kuat dalam menghadapi kerasnya musim dingin.


Warga Italia Memprotes Rencana Pengiriman Senjata ke Ukraina

17 jam lalu

Warga Italia Memprotes Rencana Pengiriman Senjata ke Ukraina

Demonstran mengutuk Pemerintah Italia karena memperbaharui sebuah dekrit yang mengizinkan pengiriman sejumlah senjata ke Ukraina sampai 2024


Ukraina Tuding Rusia di Balik Teror Mata Binatang Kedubes di Eropa dan AS

18 jam lalu

Ukraina Tuding Rusia di Balik Teror Mata Binatang Kedubes di Eropa dan AS

Kedubes Ukraina di Eropa dan Amerika Serikat mendapat teror bom surat dan paket mata binatang. Rusia diduga berada di balik teror tersebut.


Pencuri Jebol Dinding Ambil Lukisan Mural Karya Bansky tentang Perang Ukraina

18 jam lalu

Pencuri Jebol Dinding Ambil Lukisan Mural Karya Bansky tentang Perang Ukraina

Sekelompok orang mencoba mengambil mural karya seniman grafiti Banksy di Kyiv, Ukraina dengan mencongkelnya dari dinding tempat lukisan itu.


Putin Jatuh dari Tangga hingga Tak Sengaja BAB, Kesehatannya Disorot

20 jam lalu

Putin Jatuh dari Tangga hingga Tak Sengaja BAB, Kesehatannya Disorot

Putin tergelincir dari tangga rumahnya di Moskow. Kabar bahwa Putin sakit keras kembali menjadi sorotan.


Miliarder Rusia Mikhail Fridman Konfirmasi Tidak Ditahan Inggris

1 hari lalu

Miliarder Rusia Mikhail Fridman Konfirmasi Tidak Ditahan Inggris

Miliarder Mikhail Fridman pada Sabtu, 3 Desember 2022, mengumumkan kalau dia dalam kondisi baik-baik saja, tidak dalam kondisi ditahan Inggris


Vladimir Putin Dianggap Tidak Tulus Ingin Dialog Damai dengan Ukraina

1 hari lalu

Vladimir Putin Dianggap Tidak Tulus Ingin Dialog Damai dengan Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin disebut Victoria Nuland tidak tulus tentang niat melakukan dialog damai dengan Ukraina saat ini.


Barat Batasi Harga Minyaknya, Rusia Siapkan Tanggapan

1 hari lalu

Barat Batasi Harga Minyaknya, Rusia Siapkan Tanggapan

Rusia tidak akan terima pembatasan harga minyak secara sepihak oleh Barat dan sedang menyiapkan tanggapan.


Ukraina Berikan Sanksi Kepada Pemuka Gereja Ortodoks Pendukung Invasi Rusia

1 hari lalu

Ukraina Berikan Sanksi Kepada Pemuka Gereja Ortodoks Pendukung Invasi Rusia

Ukraina menjatuhkan sanksi pada 10 pemuka gereja yang bekerja dengan otoritas pendudukan Rusia atau membenarkan invasi Moskow