Prancis Bingung setelah Sita Kapal Pesiar Mewah Oligarki Rusia, Ini Sebabnya

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Superyacht "Amore Vero", dikatakan milik bos Rosneft, terlihat di Pelabuhan La Ciotat dekat kota Marseille, Prancis, 22 Maret 2022. Gambar diambil 22 Maret 2022. REUTERS/Layli Foroudi

TEMPO.CO, Jakarta - Penyitaan kapal pesiar super mewah milik oligarki Rusia, yang diduga ikut menyokong Presiden Vladimir Putin menyerang Ukraina, berbuntut sejumlah permasalahan bagi Prancis.

Sebelumnya, Bea Cuka Prancis menyita Amore Vero, kapal pesiar mewah putih sepanjang 86 meter pada malam 2 Maret, dua hari setelah Uni Eropa menambahkan Igor Sechin, kepala perusahaan minyak negara Rusia Rosneft, ke daftar sanksi untuk perang di Ukraina.

Kapal milik Sechin itu sekarang bersandar di French Riviera, perusahaan galangan La Ciotat mengatakan sedang menulis tagihan untuk biaya tambatan, tetapi tidak tahu kepada siapa harus mengirimnya.

Kementerian Keuangan Prancis mengatakan kapal pesiar itu milik sebuah perusahaan yang dikendalikan oleh Sechin - salah satu sekutu tertua Presiden Rusia Vladimir Putin. Kementerian menolak menyebutkan nama perusahaan tersebut.

Tetapi Sechin - dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Reuters oleh Rosneft - membantahnya.

Menteri Keuangan Bruno Le Maire mengatakan Prancis secara resmi menyita Amore Vero - sebuah tindakan yang menurut para pejabat memberikan hak asuh negara atas kapal pesiar dan meninggalkan biaya kepada pemiliknya.

Tetapi pihak berwenang belum memberi tahu pihak ketiga tentang status kapal itu, sehingga tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas pemeliharaannya, kata dua perusahaan yang terlibat dalam pelayanan kapal pesiar itu.

Ketika tagihan menumpuk, seorang eksekutif di La Ciotat Shipyards mengatakan perusahaan tidak yakin bagaimana cara mendapatkan bayaran.

"Kami terus menagih," kata Alice Boisseau, petugas komunikasi untuk Galangan Kapal La Ciotat. Ditanya siapa yang akan membayar tagihan, dia berkata, "Kami tidak tahu."

Bea Cukai Prancis menolak berkomentar mengapa mereka tidak memberi tahu galangan kapal tentang status kapal pesiar itu.

Pertanyaan-pertanyaan yang menggantung di Amore Vero menunjuk pada kerumitan yang dihadapi pihak berwenang saat mereka menargetkan aset-aset sekutu Putin, dan gangguan yang dibawa ke beberapa bisnis.

Di Uni Eropa, kekayaan finansial oligarki sebagian besar masih belum tersentuh, tetapi negara-negara Eropa telah membekukan atau menyita aset fisik, termasuk properti dan setidaknya 11 superyacht.

Rusia memiliki hampir satu dari setiap 10 superyacht, menurut situs web Superyacht Times.

Beberapa dari mereka yang dimiliki oleh individu yang terkena sanksi ditambatkan di tempat yang aman - seperti dua kapal milik Roman Abramovich yang disimpan di Turki - atau berlayar di perairan internasional di luar yurisdiksi negara yang memberlakukan sanksi.

Amore Vero di pelabuhan Prancis untuk menjalani reparasi ketika sanksi dijatuhkan..






AS Beri Suntikan Senjata Baru ke Ukraina, Rusia-Iran Makin Mesra

32 menit lalu

AS Beri Suntikan Senjata Baru ke Ukraina, Rusia-Iran Makin Mesra

Amerika Serikat mengumumkan bantuan militer baru untuk Ukraina ketika hubungan Rusia dengan Iran makin erat diduga terkait pasokan rudal balistik.


Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

4 jam lalu

Mal Dekat Moskow Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya

Api melalap salah satu pusat perbelanjaan terbesar di dekat Moskow pada Jumat pagi, masih diselidiki penyebabnya.


Paus Fransiskus Menangis saat Sebut Ukraina dalam Doa

6 jam lalu

Paus Fransiskus Menangis saat Sebut Ukraina dalam Doa

Suara Paus Fransiskus bergetar, lalu menangis saat menyebut kondisi warga Ukraina dalam sebuah acara


Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

16 jam lalu

Dipenjara karena Menentang Invasi Rusia, Tokoh Oposisi: Kehancuran Melekat pada Putin

Politisi oposisi Rusia Ilya Yashin dihukum delapan setengah tahun penjara oleh pengadilan atas tuduhan menyebarkan "informasi palsu" tentang tentara


Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

17 jam lalu

Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

Inggris pada Jumat, 9 Desember 2022, mengumumkan menjatuhkan sanksi yang menargetkan 30 orang di seluruh dunia.


Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

18 jam lalu

Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keinginan Barat untuk mempertahankan dominasinya di panggung dunia meningkatkan risiko konflik.


Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

19 jam lalu

Perundingan Ukraina Perlu Didorong Kerja Sama Multilateral

Koordinasi dan kerja sama multilateral dianggap penting untuk menyelesaikan invasi Rusia di tengah potensi membekunya perang dalam waktu lama.


Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

1 hari lalu

Brittney Griner Bebas, Ditukar dengan Pedagang Senjata Rusia

Bintang bola basket putri Amerika Serikat Brittney Griner telah dibebaskan dalam pertukaran tahanan dengan Rusia.


Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

1 hari lalu

Pengusaha Cina Ingin Manfaatkan Pasar Rusia

Sejumlah pengusaha asal Cina tertarik menanamkan sejumlah investasi di Rusia dan memamerkan produk-produk mereka, khususnya produk teknologi


Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

1 hari lalu

Putin Klaim Rusia Tak Akan Pakai Senjata Nuklir Kecuali Bila Diserang

Putin mengatakan ia tidak gila untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang Ukraina.