Proses Hukum WNI yang Ditangkap Terserah Pemerintah Malaysia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Indonesia mempercayakan proses hukum sepenuhnya terhadap Pemerintahan Malaysia berkaitan dengan penangkapan tiga Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia. “Karena tindak pidana berlangsung di Malaysia, maka kompetensi dari hukum Malaysia untuk mengadili tiga WNI,” kata Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dalam pernyataan akhir tahun di Departemen Luar Negeri, Jakarta, Senin (7/1). Tiga WNI yang ditangkap di Malaysia pekan lalu itu adalah Hambali, Iqbal, dan Abu Bakar Basir. Ketiganya diduga merupakan anggota kelompok Majelis Mujahidin Indonesia. Selain itu, ketiganya diduga terkait dalam jaringan organisasi Al Qaidah. Wirajuda juga mengatakan, pemerintah Indonesia saat ini hanya mengikuti dari dekat kasus penahanan tiga WNI itu. Karena Indonesia mempunyai kepentingan untuk mengetahui mengenai jaringan yang saat ini diungkapkan di Malaysia. “Saya percaya aparat penegak hukum kita, khususnya kepolisian dan badan intelejen akan melakukan pendekatan dengan Malaysia,” ungkap Hassan Wirajuda. Upaya yang akan dilakukan oleh pemerintah Indonesia, lanjut Wirajuda, dengan melakukan kerja sama bilateral dengan Malaysia. "Kita akan mengadakan kerja sama bilateral dengan Malaysia, sama seperti ketika warga negara Malaysia yang ditangkap di Indonesia," kata dia. (Bernarda Rurit-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.