Israel Akan Gelar KTT Perdana dengan Negara-Negara Sekutu Arab, Siapa Saja?

Reporter

Presiden Israel Isaac Herzog bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed al-Nahyan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab 30 Januari 2022. Israel tengah berupaya untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara Teluk saat ketegangan di kawasan meningkat, dan ketika negara-negara berpengaruh berupaya menghidupkan kembali kesepakatan nuklir dengan Iran. Mohamed Al Hammadi/Ministry of Presidential Affairs/WAM/Handout via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta -Israel mengumumkan akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak bersejarah yang dimulai pada Ahad 27 Maret 2022. Dalam KTT tersebut akan hadir Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dan diplomat dari tiga negara Arab yang telah menormalisasi hubungan dengan negara Zionis itu.

"Atas undangan Menteri Luar Negeri Yair Lapid, Ahad dan Senin mendatang ini akan digelar pertemuan puncak diplomatik bersejarah di Israel," kata kementerian luar negeri Israel pada Jumat 25 Maret 2022 seperti dilansir Aljazeera.

Serangkaian pertemuan diplomatik akan dihadiri oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan rekan-rekannya dari Uni Emirat Arab, Bahrain dan Maroko.

Uni Emirat Arab menormalkan hubungan dengan Israel pada 2020 di bawah serangkaian kesepakatan yang ditengahi AS yang dikenal sebagai Kesepakatan Abraham. Bahrain dan Maroko kemudian mengikuti. Sementara Sudan juga setuju untuk menormalkan hubungan dengan Israel, meskipun belum menyelesaikan kesepakatan.

Kesepakatan, yang dicapai di bawah mantan Presiden AS Donald Trump, melanggar konsensus Arab selama beberapa dekade bahwa tidak akan ada hubungan dengan Israel sementara masalah Palestina tetap belum terselesaikan.

Namun, negara-negara Arab yang telah menormalkan hubungan mengatakan mereka termotivasi oleh keuntungan ekonomi dari membangun hubungan resmi dengan Israel, meskipun ada tentangan dari Palestina.

KTT ini kemudian dilanjtkan dengan pertemuan puncak tiga negara yang diselenggarakan oleh Mesir pada Selasa pekan depan di resor Laut Merah Sharm el-Sheikh antara Perdana Menteri Abdel Fattah el-Sisi, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Mesir adalah negara Arab pertama yang menandatangani perjanjian damai dengan Israel pada 1979, setelah beberapa dekade permusuhan dan konflik. Jordan mengikutinya pada 1994.

Tidak segera diketahui di mana para diplomat top akan bertemu di Israel. Tetapi pembicaraan tersebut sedang diselenggarakan bertepatan dengan tur regional oleh Blinken yang akan dimulai pada Sabtu.

Menteri Luar Negeri AS akan mengadakan pembicaraan dengan Bennett sebelum bertemu dengan pemimpin Palestina Mahmoud Abbas di markas besarnya di Ramallah di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Baca juga: Era Baru Turki-Israel, Kunjungan Perdana Presiden Setelah 14 Tahun

SUMBER: ALJAZEERA

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






AS Beri Hibah Rp10 T untuk Infrastruktur dan UMKM di 5 Provinsi

18 menit lalu

AS Beri Hibah Rp10 T untuk Infrastruktur dan UMKM di 5 Provinsi

Pemerintah AS memberikan hibah dalam program Indonesia Compact senilai Rp10 triliun untuk infrastruktur dan UMKM di 5 provinsi.


Kisah Intifadah Pertama: Mengenal Organisasi Jihad Islam Palestina

1 jam lalu

Kisah Intifadah Pertama: Mengenal Organisasi Jihad Islam Palestina

Jihad Islam Palestina merupakan salah satu organisasi militan yang dianggap paling ekstrim oleh Israel. Mereka menentang aksi damai jalur negosiasi.


2 Anggota DPR Amerika Curiga Ada Dugaan Pelanggaran oleh Neuralink

4 jam lalu

2 Anggota DPR Amerika Curiga Ada Dugaan Pelanggaran oleh Neuralink

Dua anggota DPR Amerika Serikat menuntut Kementerian Pertanian mengevaluasi neuro-teknologi yang dikembangkan oleh Neuralink.


Top 3 Dunia: Arab Saudi dan Huawei Kerja Sama

6 jam lalu

Top 3 Dunia: Arab Saudi dan Huawei Kerja Sama

Top 3 dunia pada 9 Desember 2022, di urutan pertama berita tentang Arab Saudi dan Huawei yang sepakat bekerja sama. Ini membuat Amerika waswas.


Geger Dugaan Ketua DPR Amerika Nancy Pelosi Ditahan

7 jam lalu

Geger Dugaan Ketua DPR Amerika Nancy Pelosi Ditahan

Angkatan Laut Amerika Serikat memastikan kabar Nancy Pelosi ditahan Kementerian Pertahanan Amerika hanyalah rumor.


Kiper Maroko dan Kroasia Benteng Kokoh Adu Penalti Piala Dunia 2022

7 jam lalu

Kiper Maroko dan Kroasia Benteng Kokoh Adu Penalti Piala Dunia 2022

Kiper Maroko dan Kroasia menjadi pahlawan negaranya hingga disebut-sebut sebagai benteng kokoh adu penalti Piala Dunia 2022 saat ini.


Menjelang Perempat Final Piala Dunia 2022, Suporter Maroko Berebut Penerbangan ke Qatar

15 jam lalu

Menjelang Perempat Final Piala Dunia 2022, Suporter Maroko Berebut Penerbangan ke Qatar

Penggemar Maroko berbondong terbang ke Qatar untuk menyaksikan timnya menghadapi Portugal di perempat final Piala Dunia 2022.


Pecahnya Intifadah Pertama 35 Tahun Lalu: Perlawanan Rakyat Palestina Terhadap Israel

15 jam lalu

Pecahnya Intifadah Pertama 35 Tahun Lalu: Perlawanan Rakyat Palestina Terhadap Israel

8 Desember diingat sejarah sebagai hari pecahnya Intifadah Pertama. Sebuah upaya rakyat Palestina melawan Israel agar merdeka.


Kalah Gugatan, Penolakan Okinawa atas Relokasi Pangkalan AS Berakhir?

16 jam lalu

Kalah Gugatan, Penolakan Okinawa atas Relokasi Pangkalan AS Berakhir?

Mahkamah Agung Jepang menolak permohonan Pemerintah Prefektur Okinawa untuk menghentikan pembangunan tempat relokasi pangkalan AS


Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

17 jam lalu

Putin: Ambisi Barat Menguasai Dunia Meningkatkan Risiko Konflik

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keinginan Barat untuk mempertahankan dominasinya di panggung dunia meningkatkan risiko konflik.