PM Palestina Akan Mundur Jika Tanpa Kekuasaan Lebih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Ramallah:Perdana Menteri Palestina Mahmoud Abbas akan memberi tahu parlemen ia akan mengundurkan diri kecuali ia mendapatkan wewenang untuk melakukan langkah reformasi dan perdamaian.

    "Abbas akan meminta dukungan atas kebijakannya atau ia mengundurkan diri," ujar Menteri Penerangan Palestina Nabil Amr, Rabu (3/9), di Tepi Barat, Ramallah.

    Abbas akan berpidato di parlemen besok untuk melaporkan kinerja empat bulannya setelah Presiden Yasser Arafat menunjuknya di bawah tekanan internasional untuk mempercepat rencana "peta jalan damai" untuk mengakhiri konflik Palestina-Israel.

    "Abbas akan mengulangi pernyataan bahwa kabinet harus didukung sepenuhnya, khususnya di bidang keamanan dan administratif," ujar Amr.

    "Dia akan meminta dukungan kebijakannya berdasarkan prinsip satu kewenangan, penghormatan terhadap aturan hukum, dan penolakan senjata ilegal," tambah Amr.

    Abbas tidak memiliki hak legal untuk meminta parlemen mengajukan mosi percaya, tetapi pembantunya mengatakan dia akan mempertimbangkan pesan yang disampaikan pembuat undang-undang dalam perdebatan tersebut sebagai putusan.

    Reuters/Erwin Z - Tempo News Room


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.