Pertemuan Pemimpin Afrika Selatan Diharapkan Memecahkan Masalah Zimbabwe

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif ,  Pretoria: Pertemuan para pemimpin Afrika Selatan berusaha memecahkan jalan buntu masalah politik dan kemanusiaan di Zimbabwe. Sampai kini, meski Presiden Zimbabwe Robert Mugabe telah mendapat banyak tekanan dari luar, namun tetap mempertahankan kedudukannya.


    Kondisi Zimbabwe kini semakin parah setelah rakyatnya yang terkena wabah kolera justru ditinggal pemimpinnya yang saling memperebutkan kekuasaan. Mugabe dan lawan politiknya Morgan Tsvangirai telah menandatangani kesepakatan pembagian kekuasaan, empat bulan lalu. Namun, implementasi dari perjanjian itu gagal bahkan hubungan mereka semakin meruncing.


    Dengan pertemuan 15 negara yang tergabung dalam Pembangunan Masyarakat Afrika Selatan (SADC) di Pretoria, diharapkan masalah Zimbabwe segera terpecahkan. Hal ini mengingat sanksi masyarakat Uni Eropa kepada Mugabe, setelah hampir 2.800 orang tewas karena wabah kolera dan lebih dari 50 ribu orang sudah terjangkit.


    AP| AFP| NUR HARYANTO


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.