Pemerintah Islandia Diduga Akan Jatuh Akibat Krisis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Reykyavik: Pemerintah Islandia lewat juru bicaranya mengakui, pemerintahan Islandia mungkin bisa runtuh pekan ini. Jika hal ini terjadi, Islandia akan menjadi negara Eropa pertama yang jatuh akibat krisis keuangan global.
     
    Ribuan orang berkumpul di luar gedung parlemen untuk memprotes kebijakan ekonomi pemerintah, Sabtu (24/1) waktu setempat. Saat demontrasi terjadi, Perdana Menteri Geir Haarde dari Partai Kemerdekaan sedang bicara mengenai krisis dengan koalisinya dari Aliansi Sosial Demokrat.

    Aliansi tersebut berniat membentuk pemerintahan minoritas dengan partai oposisi sampai pemilihan umum digelar Mei depan."Harus ada pemerintahan yang berfungsi di negara ini, itu tugas kami untuk memastikannya," kata juru bicara aliansi, Kristrum Heimisdottir.

    Sebelumnya, Perdana Menteri Haarde telah menyatakan mundur dan mengajukan pemilihan umum lebih awal pada 9 Mei. Tindakan ini dilakukannya akibat protes terhadap kebijakan ekonominya yang dinilai memicu krisis. Krisis dipicu hutang yang membelit bank sentral hingga menjatuhkan nilai mata uang Irlandia, krona.

    Haarde telah menyatakan tidak akan memegang tampuk kekuasaan hingga pemilihan umum akibat tumor ganas yang dideritanya. Menteri Pendidikan Thorgerdur Katrin Gunnarsdottir akan menggantikannya hingga terpilihnya perdana menteri baru.

    AP | FAMEGA S.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.