Berusia 100 Tahun dan Tetap Mengurus Toko Kelotong

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Seorang pemilik toko kelontong di Manchester, Inggris, tetap mengelola usahanya meski ia, Jack Yaffe namanya, pada pekan lalu merayakan ulang tahun ke-100 tahun.

    Si pemilik toko yang diberkati panjang umur dan kesehatan, Jack Yaffe, mendirikan toko kelontong kesayangannya itu pada 1934, bersama istrinya, Leah. Di tahun itu, Indonesia masih disebut Hindia Belanda dan di dunia belum ada televisi.

    Di atas toko itu, Yaffe tinggal sampai sekarang dan setiap hari ia mengurus dagangannya. Saat ini,  Yaffe menjadi bos di toko dan yang mengurus kegiatan sehari-hari adalah menantunya, Evelyn.

    "Mertua saya akan duduk di kursinya dan memerintah dari sana, atau keluar ke depan berbicara dengan para pelanggan," katanya.

    Menurut Evelyn, mertuanya selalu ingin membuka tokonya biarpun itu hari Natal sekalipun. "Mungkin orang butuh sesuatu yang mereka lupa," katanya.

    Toko ini, menurut Evelyn, mungkin tidak akan bertahan jika mertuanya sudah meninggal. "Saya tidak membayangkan terus membuka jika ia sudah wafat," katanya.

    Pelanggan toko ini cukup banyak sehingga, saat ia berulang tahun ke-100, sebanyak 85 orang datang.


    TELEGRAPH/NURKHOIRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.