Israel Bombardir Gaza Sebelum Penentuan Gencatan Senjata  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Gaza City :Israel kembali membombardir beberapa target yang disinyalir sebagai tempat persembunyian militan Hamas pada Sabtu (17/1), sebelum pemerintah negara itu menentukan sikap atas tawaran Mesir untuk menjadi perantara perundingan gencatan senjata. Mesir menyerukan gencatan senjata secepatnya di wilayah Gaza.

    Sementara itu pihak Hamas belum memberikan tanda-tanda yang pasti, apakah menerima proposal gencatan senjata tersebut. Beragam tanggapan diberikan oleh para pemimpin kelompok itu.

    Sami Abu Zuhri, salah seorang pimpinan kelompok tersebut yang berada di tempat pengasingannya di Syria menegaskan, para anggota militan Hamas akan tetap melakukan perlawanan. “Hamas tidak akan mengendurkan serangan pasukan, tidak akan mengibarkan bendera putih,” tutur Sami.

    Namun, setelah beberapa minggu mengalami penderitaan, beberapa pemimpin di dalam wilayah Gaza telah mengisyaratkan bahwa mereka siap untuk menerim tawaran dan mengirimkan delegasi ke Kairo untuk berunding.

    Menurut petugas kesehatan di Gaza, lebih dari 1.100 rakyat Palestina tewas. Sementara 13 orang Israel tewas.

    Sementara itu, 12 anggota kabinet Israel menyetujui proposal yang diajukan oleh Mesir tentang gencatan senjata selama 10 hari. Pasukan Israel masih akan berada di wilayah Gaza. Dan wilayah perbatasan Israel – Mesir akan ditutup hingga perjanjian keamanan rampung dibuat guna mengantisipasi penyelundupan senjata yang dilakukan oleh Hamas.

    AP | ARIF ARIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.