Waspada Omicron, Amerika Serikat Bagikan Alat Tes Antigen

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Seorang pasien didorong menggunakan kursi roda saat berada di Rumah Sakit Universitas Illinois di Chicago, Illinois, 27 Maret 2020. Kasus virus corona di AS menyebar ke seluruh 50 negara bagian. REUTERS/Joshua Lott

    Seorang pasien didorong menggunakan kursi roda saat berada di Rumah Sakit Universitas Illinois di Chicago, Illinois, 27 Maret 2020. Kasus virus corona di AS menyebar ke seluruh 50 negara bagian. REUTERS/Joshua Lott

    TEMPO.CO, Jakarta - Layanan pos Amerika Serikat mulai mengirimkan ke rumah-rumah paket rapid tes antigen Covid-19 setelah masuk jutaan permintaan alat tes mandiri virus corona, di website Pemerintah Amerika Serikat pada pekan ini. Gedung Putih pada Jumat, 21 Januari 2022, menyebut situasi ini menyusul kekhawatiran adanya varian omicron di penjuru Amerika Serikat.

    Amerika Serikat memiliki puluhan juta alat tes antigen dan sudah mulai mengirimkannya pada Kamis, 20 Januari 2022. Kepala Koordinator Satgas Covid-19 Gedung Putih Jeffrey Zients mengatakan pihaknya akan mempublikasi data lebih banyak pada pekan depan.

    Seorang karyawan bekerja di laboratorium Pfizer tempat mereka melakukan penelitian dan pengembangan vaksin penyakit coronavirus (COVID-19) di Pearl River, New York, Amerika Serikat. Inggris menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin COVID-19 yang oleh Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech. Pfizer/HO REUTERS

    Amerika Serikat didorong untuk membagikan antigen secara gratis, termasuk juga masker. Pasalnya, varian omicron telah mendorong naiknya kasus Covid-19 di Amerika Serikat, di mana di beberapa negara bagian omicron sangat mudah menular.

       

    Lembaga Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memperlihatkan dalam sepekan terakhir kasus varian omicron mulai turun sekitar 5 persen, khususnya di area-area yang awalnya mengalami lonjakan kasus Covid-19, seperti New York, Rodhe Island dan Connecticut. Dalam sepekan terakhir, ada sekitar 744.600 kasus Covid-19 per hari.  

    “Di sejumlah wilayah Amerika Serikat, kami melihat kasus harian Covid-19, yang dipicu oleh omicron, mulai mengalami penurunan. Lonjakan kasus Covid-19 berbeda-beda di setiap wilayah dan kami terus memantaunya,” kata Direktur CDC Rochelle Walensky.

    Pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit mengalami penurunan sekitar 1 persen dalam seminggu terakhir. Sedangkan pasien Covid-19 yang meninggal per hari lebih dari 1.700 orang per hari.

    Sumber: Reuters

    Baca juga: Luhut Buka Peluang PCR Dipakai Lagi Saat Natal dan Tahun Baru   

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.