Twitter Bekukan Ratusan Akun Kampanye Presiden Filipina

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ferdinand Marcos Jr. putra mendiang diktator Filipina Ferdinand Marcos ikut mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan tahun depan (REUTERS | Romeo Ranoco)

    Ferdinand Marcos Jr. putra mendiang diktator Filipina Ferdinand Marcos ikut mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan tahun depan (REUTERS | Romeo Ranoco)

    TEMPO.CO, Jakarta - Twitter pada Jumat, 21 Januari 2022 menyebut telah membekukan ratusan akun, yang mempromosikan kandidat Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr dalam pemilu presiden. Tindakan promosi itu, masuk kategori pelanggaran aturan dan manipulasi.

    Marcos Jr, 64 tahun, adalah politikus veteran putra Ferdinand Marcos, diktator yang pernah memimpin Filipina dan didongkel dari kekuasaan pada 1986 lewat revolusi people power. Marcos Jr telah di gadang-gadang sebagai calon kuat Presiden Filipina.

    Jika tidak ada aral melintang, pemilu presiden Filipina akan diselenggarakan pada Mei 2022.

    Seorang demonstran memegang poster selama protes menyusul pengumuman pencalonan Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr., putra mendiang diktator Ferdinand Marcos, di Komisi Hak Asasi Manusia, di Kota Quezon, Metro Manila, Filipina, 6 Oktober 2021. REUTERS /Lisa Marie David/File Foto

          

    Twitter mengatakan telah mengevaluasi, baik itu menggunakan tenaga manusia dan teknologi, untuk memutuskan membekukan lebih dari 300 akun dan tagar. Twitter juga sedang melakukan sejumlah investigasi untuk beberapa kasus yang terjadi.

    “Kami tetap waspada dalam mengidentifikasi dan mengeleminasi informasi soal kampanye presiden,” kata Juru bicara Twitter.

    Kepala Staf Marcos Jr, Vic Rodriguez, menyambut positif tindakan Twitter tersebut, namun juga menekankan tidak ada kepastian bahwa semua akun yang dibekukan Twitter tersebut milik para pendukung Marcos Jr.

    “Komentar kami adalah Twitter terus memantau terhadap manipulasi platform, spam dan upaya lain untuk merusak pandangan publik,” kata Rodriguez.

    Keluarga Marcos masih menjadi salah satu keluarga paling kaya di Filipina dan berpengaruh di politik Filipina.

            

    Sumber: Reuters

    Baca juga: Manny Pacquiao Gantung Sarung Tinju, Bisakah Saingi Marcos Jr dalam Pilpres?

      

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Sarat Sejarah Final UCL Liverpool Vs Real Madrid, Ancelotti Incar Gelar Kemilau

    Laga Liverpool dan Real Madrid terjadi saat kedua tim dalam performa terbaiknya. Duel dua raksasa di Final UCL akan berlangsung pada Minggu dini hari.