Angka Pembunuhan di Meksiko Turun 3,6 Persen

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi pembunuhan dengan senjata tajam. news18.com

    Ilustrasi pembunuhan dengan senjata tajam. news18.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Angka pembunuhan di Meksiko mengalami sedikit penurunan pada 2021 atau turun sebanyak 3,6 persen dibanding tahun lalu. Namun data yang diperlihatkan Pemerintah Meksiko, angka pembunuhan pada perempuan mengalami kenaikan.

    Penurunan kasus pembunuhan di Meksiko adalah kemenangan bagi Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador, yang menjabat sebagai orang nomor satu di Meksiko sejak akhir 2018. Lopez Obrador telah berjanji akan menurunkan angka kekerasan di negaranya, yang sudah sangat meresahkan.  

    Pada 2021 lalu, angka pembunuhan di Meskiko mengalami penurunan menjadi 33.308 kasus. Jumlah itu terendah dalam kepemimpinan Presiden Lopez Obrador. Pada 2018, kasus pembunuhan di Meksiko tercatat 33.739 kasus.     

    Andres Manuel Lopez Obrador, Presiden Meksiko. Sumber: edition.cnn.com

    Menurut Lopez Obrador, kekerasan di negaranya adalah dampak dari ketidak-setaraan (kesenjangan)  dan korupsi yang sudah terjadi sejak dulu. Namun kritikus berpandangan, merangkul geng-geng kriminal, bukanlah sebuah dorongan untuk mengurangi konfrontasi dengan geng kriminal, sebaliknya itu hanya memperluas impunitas.

          

    Pembunuhan pada perempuan adalah dampak dari kekerasan berbasis gender, yang pada 2021 mengalami kenaikan 2,7 persen dibanding tahun lalu atau menjadi 1.004 orang. Jumlah itu naik lebih dari dua kali lipat dibanding angka pada 2015, yang mencatat ada 427 kasus pembunuhan pada perempuan.

    Presiden Lopez Obrador menghdapi kritikan terkait caranya menangani kekerasan terhadap perempuan dan sering merespon kritikan itu dengan memperlihatkan sejumlah foto gerakan feminis di Meksiko.     

    Angka pembunuhan di era kepemimpinan Presiden Lopez Obrador menyentuh angka tertinggi pada 2019 dengan 34.690 kasus. Jumlah kasus terus mengalami kenaikan sepanjang awal 2020 menyusul diberlakukannya pembatasan akibat Covid-19, kendali sejumlah proyeksi menilai perintah untuk tetap di rumah saja mungkin bisa menurunkan angka kriminal.  

    Sumber; Reuters

    Baca juga: Jelang Pilkada di Meksiko, 34 Kandidat Dibunuh

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Sarat Sejarah Final UCL Liverpool Vs Real Madrid, Ancelotti Incar Gelar Kemilau

    Laga Liverpool dan Real Madrid terjadi saat kedua tim dalam performa terbaiknya. Duel dua raksasa di Final UCL akan berlangsung pada Minggu dini hari.