Geng Jalanan Serbu Gereja di Liberia, 29 Jemaat Tewas Terinjak-Injak

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Ilustrasi Perampokan. roadsafety.co.za

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah serangan ke gereja di ibukota Liberia, Monrovia, menewaskan 29 orang jemaat, Rabu malam, 19 Januari 2022. Teror itu terjadi dalam acara ibadah malam di New Kru Town, sebuah lingkungan di pinggiran ibukota, kata Wakil Menteri Informasi Liberia, Jalawah Tonpo.

"Para dokter mengatakan 29 orang meninggal dan beberapa berada dalam kondisi kritis," kata Tonpo kepada radio pemerintah, Kamis. "Ini adalah hari yang menyedihkan bagi negara ini."

Exodus Morias, seorang warga yang menghadiri acara tersebut, mengatakan kepada Reuters bahwa serangan dimulai setelah sekelompok pria bersenjata menyerbu jemaat untuk merampok.

"Kami melihat sekelompok pria dengan pedang pendek dan senjata lain datang ke arah kerumunan itu," kata Morias. "Saat berlari, beberapa orang jatuh dan yang lain menginjak mereka."

Kelompok geng jalanan Liberia yang dikenal sebagai Zogos biasanya merampok dengan parang dan senjata kecil lainnya.

Juru bicara polisi Moses Carter menolak berkomentar tentang apa yang menyebabkan insiden itu. Dia mengatakan penyelidikan sedang dilakukan.

Presiden George Weah, yang diperkirakan akan mengunjungi lokasi itu pada Kamis sore, menyatakan masa berkabung nasional selama tiga hari dan mengatakan Palang Merah Liberia dan Badan Penanggulangan Bencana telah dipanggil untuk membantu para korban, kata kantornya.

REUTERS






Perankan Dokter di Serial Mendua, Adinia Wirasti Belajar dari Anggota Keluarganya

1 hari lalu

Perankan Dokter di Serial Mendua, Adinia Wirasti Belajar dari Anggota Keluarganya

Di serial drama romantis berjudul Mendua, Adinia Wirasti berperan sebagai Sekar, dokter spesialis penyakit dalam dan istri yang diselingkuhi.


Harapan Dokter pada RUU Kesehatan: Permudah Surat Izin Praktik untuk Mengabdi

7 hari lalu

Harapan Dokter pada RUU Kesehatan: Permudah Surat Izin Praktik untuk Mengabdi

Presiden Joko Widodo menugaskan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk melakukan reformasi total di sistem kesehatan.


Kemenkes Imbau Dokter PNS Tidak Ikut Demo Tolak Omnibus Law Kesehatan

7 hari lalu

Kemenkes Imbau Dokter PNS Tidak Ikut Demo Tolak Omnibus Law Kesehatan

Kemenkes menyampaikan agar dokter-dokter lebih mengutamakan pelayanan kepada pasien pada fasilitas kesehatan.


Kapolri Kerahkan Brigade Khusus Dokkes Polri Hingga Tim K9 untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

12 hari lalu

Kapolri Kerahkan Brigade Khusus Dokkes Polri Hingga Tim K9 untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

Kapolri telah memerintahkan pengiriman personel medis, termasuk mengerahkan Brigade khusus tangani korban gempa Cianjur


Menteri Muhadjir Effendy Mobilisasi Dokter Ortopedi Bantu Korban Gempa Cianjur

13 hari lalu

Menteri Muhadjir Effendy Mobilisasi Dokter Ortopedi Bantu Korban Gempa Cianjur

Muhadjir Effendy memobilisasi dokter ahli ortopedi atau bedah tulang untuk membantu penanganan korban Gempa Cianjur.


Motif Kematian Satu Keluarga Tewas di Kalideres Jadi Teka-teki Rumit

13 hari lalu

Motif Kematian Satu Keluarga Tewas di Kalideres Jadi Teka-teki Rumit

Polisi sebu motif kematian satu keluarga tewas di Kalideres masih misteri yang rumit untuk dipecahkan.


Dugaan Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres karena Perampokan Sudah Terpatahkan

13 hari lalu

Dugaan Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres karena Perampokan Sudah Terpatahkan

Motif pencurian atau perampokan terbantahkan untuk sementara, penyebab kematian keluarga di Kalideres masih misteri.


IDI Cianjur: 200 Dokter Umum dan Spesialis Tangani Korban Gempa Cianjur

14 hari lalu

IDI Cianjur: 200 Dokter Umum dan Spesialis Tangani Korban Gempa Cianjur

PB IDI dan seluruh IDI wilayah dan cabang menyampaikan duka cita mendalam untuk keluarga korban terdampak gempa bumi.


IDI Cianjur Kerahkan Seluruh Dokter Tangani Korban Gempa Bumi

14 hari lalu

IDI Cianjur Kerahkan Seluruh Dokter Tangani Korban Gempa Bumi

Ronny Hadyanto menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan seluruh dokter anggotanya untuk turun menangani para korban gempa Cianjur.


PB IDI Gandeng Aplikasi D2D untuk Skrining Penyakit Tidak Menular di Masyarakat

19 hari lalu

PB IDI Gandeng Aplikasi D2D untuk Skrining Penyakit Tidak Menular di Masyarakat

Data Badan Kesehatan Dunia (WHO), 41 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit tidak menular. Pentingnya kolaborasi atasi penyakit jenis ini.