Tampar Pekerja Indonesia, Wanita Hong Kong Didenda Rp 4,3 Juta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Hong Kong: Seorang ibu rumah tangga di Hong Kong, Selasa (13/1), didenda 3.000 dolar Hong Kong (Rp 4,3 juta) karena menampar seorang pekerjanya yang berasal dari Indonesia. Lok Hung-tan, 29 tahun, menampar karena Yatini, 25 tahun, terlambat bangun lima menit.

    Hakim Kwun Tong, Anthony Kwok Kai-on mengatakan tindakan Lok mencoreng citra para majikan Hong Kong yang mungkin dianggap brutal. Akan tetapi, karena Lok mengalami gagal ginjal dan depresi, Anthony hanya menjatuhkan denda kepada Lok. Denda 2.000 dolar Hong Kong (sekitar Rp 2,8 juta) untuk pengadilan, dan 1.000 dolar Hong Kong (sekitar Rp 1,4 juta) untuk Yatini.

    Lok sendiri mengaku bersalah melukai tubuh korban menyusul penamparan pada 17 Desember. Lok sempat mengancam memotong 100 dolar Hong Kong (sekitar Rp 143 ribu) gaji Yatini karena Yatini bagun terlambat. Ketika Yatini memprotes, Lok menampar Yatini sehingga bibir Yatini berdarah dan wajahnya memar-memar.

    Pengacara Lok mengatakan suami Lok berjanji akan mengerjakan sendiri pekerjaan rumah tangga mereka dan tidak akan mempekerjakan buruh sampai kondisi Lok stabil.

    THE STANDARD| KODRAT SETIAWAN


  • TKI
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.