Kolera Merajalela Menewaskan Hampir 2000 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif ,  Harare: Endemik kolera semakin merajalela di Zimbabwe. Setidaknya tercatat 1, 937 orang tewas dan 38,334 sudah terinfeksi wabah ini. Tragisnya, wabah yang menimpa rakyat Zimbabwe ini, di tengah Presidennya Robert Mugabe menghadapi jalan buntu untuk berbagi kekuasaan dengan oposisinya.


    Menurut Badan Kesehatan Dunia WHO, diare dan dehidrasi menyebar luas ke sepuluh provinsi karena sarana sanitasi dan kesehatan hampir tidak ada. WHO mengatakan 89 persen penduduk negara tersebut sudah tertular endemik ini.


    Bahkan kolera di Zimbabwe telah menyebar ke negara tetangga, mencapai Botswana, Mozambik, dan Zambia. Saat ini, jutaan penduduk Zimbabwe mengungsi ke negara tetangga untuk menghindari krisis sekaligus mencari pekerjaan dan kondisi yang lebih baik serta mendapat pelayanan kesehatan.


    Juru bicara Imigrasi Zambia mengatakan, mereka telah mendeportasi 190 penduduk Zimbabwe yang tertangkap menyeberang sebagai imigran gelap, dengan menumpang bus menuju Lusaka, ibu kota Zambia. Imigran ini dikhawatirkan menyebarkan kolera.


    “Kami berusaha menghentikan penyebaran kolera. Mereka datang juga tanpa surat-surat resmi,” ujar Mulako Mbangweta.


    AFP| NUR HARYANTO




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.