Otoritas Meksiko Prihatin Kematian Migran Cilik di Sungai Perbatasan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Petugas menemukan jasad gadis cilik yang hendak menyeberangi perbatasan Meksiko dengan Amerika Serikat. Jenazah itu ditemukan pada Selasa, 18 Januari 2022. Sumber: Reuters

    Petugas menemukan jasad gadis cilik yang hendak menyeberangi perbatasan Meksiko dengan Amerika Serikat. Jenazah itu ditemukan pada Selasa, 18 Januari 2022. Sumber: Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Migration institute dari Mexico sangat menyayangkan kematian gadis cilik, migran dari Venezuela, yang ditemukan di Sungai. 

    Temuan jasad itu dikonfirmasi oleh otoritas pada Selasa, 18 Januari 2022. Identitasnya tidak dipublikasi. 

    Jasad anak perempuan ditemukan itu di sungai Rio Grande yang membentang antara Meksiko dengan Amerika Serikat. Gadis cilik itu diperkirakan migran warga negara Venezuela, yang mencoba ke Amerika Serikat. 

    Lembaga tersebut mempublikasi sebuah foto yang memperlihatkan dua petugas menggunakan rompi pelampung sedang mengangkat seorang jasad anak dari perairan dengan memegang bagian bahu dan mata kaki jasad tersebut.     

    Banyak imigran tewas saat melintasi perbatasan utara Meksiko dengan Amerika Serikat. Baik anak-anak dan orang dewasa, banyak yang tenggelam saat mencoba menyeberangi sungai yang membelah kedua negara tersebut.

      Tembok perbatasan yang sedang dibangun terlihat ditinggalkan setelah Presiden AS Joe Biden menandatangani perintah eksekutif yang menghentikan pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko, di Sunland Park, New Mexico AS, 22 Januari 2021. Trump memicu kemarahan publik selama kampanye kepresidenannya tahun 2016 ketika dia mencap migran Meksiko sebagai "pemerkosa" dan pengedar narkoba, dan berjanji untuk membangun tembok melintasi perbatasan selatan AS. REUTERS/Paul Ratje   

    Pada 2021, jumlah warga negara Venezuela yang melintasi perbatasan Meksiko mengalami lonjakan. Pada bulan ini, Pemerintah Meksiko memberlakukan aturan wajib menggunakan visa bagi para pelancong dari Venezuela demi mencoba mengekang migrasi.

    Sebelumnya otoritas Amerika Serikat telah meminta bantuan pencarian seorang anak perempuan yang hilang, menggunakan jaket merah, celana jeans dan kaos kaki putih. Otoritas migrasi Meksiko menemukan jenazah anak perempuan itu di batang sungai di Ciudad Acuna, yang menjadi perbatasan dengan Texas.

      

    Sumber: Reuters

    Baca juga: UMP DKI Naik 5,1 Persen, Pengusaha: Kami Sangat Menyayangkan

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Sarat Sejarah Final UCL Liverpool Vs Real Madrid, Ancelotti Incar Gelar Kemilau

    Laga Liverpool dan Real Madrid terjadi saat kedua tim dalam performa terbaiknya. Duel dua raksasa di Final UCL akan berlangsung pada Minggu dini hari.