Tertunda Selama Pandemi, Pengadilan Oposisi Kamboja Kem Sokha Kembali Dimulai

Reporter

Kem Sokha berbicara kepada wartawan di Phnom Penh setelah terpilih sebagai wakil ketua dewan Majelis Nasional, 26 Agustus 2014. [Radio Free Asia]

TEMPO.CO, Jakarta -Pengadilan Kamboja pada Rabu 19 Januari 2022 kembali melanjutkan sidang yang melibatkan tokoh oposisi utama Kem Sokha. Sidang ditunda hampir dua tahun akibat pandemi COVID-19.

Chin Malin, juru bicara Kementerian Kehakiman dan Komisi Hak Asasi Manusia Kamboja (CHRC), mengklaim ada cukup bukti untuk melanjutkan kasus tersebut.“Terkait kasus Kem Sokha, pengadilan telah menjalankan kewenangan kehakimannya dengan benar sesuai dengan undang-undang,” kata dia.

Pengadilan pengkhianatan Sokha, yang dimulai pada Januari 2020, ditunda segera setelahnya pada Maret karena kasus pertama virus corona mulai muncul.

“Sekarang kami telah mengendalikan COVID-19, sehingga kami dapat melanjutkan persidangan,” Y Rin, juru bicara pengadilan Phnom Penh, mengatakan kepada Al Jazeera.

Kem Sokha, mantan pemimpin Partai Penyelamatan Nasional Kamboja (CNRP) yang sekarang dilarang, ditangkap dan didakwa melakukan makar pada 2017. Penahanan ini hanya setahun sebelum Kamboja mengadakan pemilihan nasional pada 2018.

Sokha ditangkap karena pengkhianatan, tuduhan yang membawa hukuman maksimal 30 tahun penjara. Tuduhan itu didasarkan pada video di mana Sokha mengatakan dia telah menerima saran dari AS tentang bagaimana membangun gerakan oposisi.

Pria berusia 68 tahun itu dituduh berusaha menggulingkan pemerintah dengan dukungan Amerika Serikat. Kasus ini menyebabkan pembubaran paksa CNRP, ancaman elektoral utama bagi Partai Rakyat Kamboja (CPP) yang berkuasa.

CPP dipimpin oleh Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, yang telah berkuasa selama lebih dari tiga dekade.

Sementara tim pembela Sokha mengaku siap membela politisi veteran itu di pengadilan.

“Kami, rekan pengacara kami, dan klien kami siap untuk diadili,” kata pengacara pembela Sokha, Chan Chen. “Kami memiliki harapan [untuk menang]. Seperti yang saya katakan sebelumnya, klien saya tidak melakukan kesalahan seperti yang dituduhkan.”

Namun, banyak yang skeptis. “Saya akan terkejut jika dia tidak dinyatakan bersalah. Pengadilan hampir tidak membebaskan kasus politik di Kamboja,” kata Virak, mantan Presiden Pusat Hak Asasi Manusia Kamboja (CCHR), sebuah organisasi hak asasi manusia lokal yang didirikan oleh Sokha.

Baca juga: Pengadilan Tokoh Oposisi Kamboja Kem Sokha Dimulai

SUMBER: ALJAZEERA

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Prediksi Tren Wisata 2023: Workation, Sport Tourism dan Bleisure

22 jam lalu

Prediksi Tren Wisata 2023: Workation, Sport Tourism dan Bleisure

Beragam tren wisata terus bermunculan sejak pandemi Covid-19 yang mengubah cara wisatawan menikmati liburan.


Wamenkeu Tak Ingin Pandemi Berlanjut ke Krisis Keuangan

10 hari lalu

Wamenkeu Tak Ingin Pandemi Berlanjut ke Krisis Keuangan

Suahasil melanjutkan, dari pandemi Covid-19, negara belajar bahwa kondisi sosial hingga ekonomi tidak terlepas dari faktor kesehatan.


Venezuela dan Kubu Oposisi Kompak Minta Pencairan Dana Publik

12 hari lalu

Venezuela dan Kubu Oposisi Kompak Minta Pencairan Dana Publik

Uang milik Venezuela itu, diharapkan secara bertahap dicairkan demi mengatasi krisis kemanusiaan. Oposisi ikut mendukung hal ini


Cerita Pejabat Kamboja Tertarik Tiru AJIB DKI Jakarta & Raja Norodom Sihanouk Gemar Lagu Bengawan Solo

13 hari lalu

Cerita Pejabat Kamboja Tertarik Tiru AJIB DKI Jakarta & Raja Norodom Sihanouk Gemar Lagu Bengawan Solo

Kementerian Dalam Negeri Kamboja menyampaikan ketertarikannya terhadap pelayanan terpadu satu pintu di Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta.


Kamboja Belajar Layanan di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta, Akan Ditiru

14 hari lalu

Kamboja Belajar Layanan di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta, Akan Ditiru

DKI Jakarta menerima kunjungan Kementerian Dalam Negeri Kamboja, Transparency International Cambodia, dan Action Aid Cambodia.


Nissan Juke Muncul di Uang Kertas Kamboja, Lihat Detailnya

15 hari lalu

Nissan Juke Muncul di Uang Kertas Kamboja, Lihat Detailnya

Kabarnya Nissan Juke 2023 bakal meluncur dengan desain ikonik dan mengadopsi fitur baru. Uang kertas Kamboja itu juga ada gambar Camry atau Vios.


Populasi Global di Bumi Tembus 8 Miliar Jiwa, PBB: Pertumbuhan Melambat

15 hari lalu

Populasi Global di Bumi Tembus 8 Miliar Jiwa, PBB: Pertumbuhan Melambat

PBB menyebut populasi global saat ini tumbuh pada lajunya yang paling lambat sejak 1950. Simak juga soal bonus demografi dan dampak pandemi.


AMSI Awards 2022 Beri Penghargaan kepada Media Nasional dan Lokal untuk Berbagai Kategori

16 hari lalu

AMSI Awards 2022 Beri Penghargaan kepada Media Nasional dan Lokal untuk Berbagai Kategori

AMSI Awards 2022 menjadi wadah penghargaan kepada sejumlah media yang konsisten dengan memproduksi konten terbaik.


Strategi Indonesia Menuju Endemi Menurut Pakar

17 hari lalu

Strategi Indonesia Menuju Endemi Menurut Pakar

Pakar mengatakan sosialisasi pandemi COVID-19 masih ada termasuk salah satu strategi penting untuk mendorong Indonesia menuju endemi.


Inilah Daftar 13 Anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2022-2027

18 hari lalu

Inilah Daftar 13 Anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2022-2027

Haedar Nashir dan Abdul Mu'ti kembali terpilih menjadi Ketum dan Sekum PP Muhammadiyah 2022-2027 dalam Muktamar 2022. Selain itu, ada 11 nama lainnya yang terpilih sebagai anggota pengurus.