Gelombang Omicron, Kota-Kota Cina Tingkatkan Kewaspadaan Menjelang Imlek

Reporter:
Editor:

Sita Planasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Orang-orang memakai masker saat berjalan di kawasan Qianmen menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, di Beijing, Cina, Rabu, 10 Februari 2021. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

    Orang-orang memakai masker saat berjalan di kawasan Qianmen menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, di Beijing, Cina, Rabu, 10 Februari 2021. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

    TEMPO.CO, Jakarta -Beberapa kota di Cina meningkatkan kewaspadaan atas melonjaknya kasus COVID-19 menjelang musim liburan Tahun Baru Imlek yang dimulai pada Senin 17 Januari 2022. Mereka mengharuskan para pelancong untuk melaporkan perjalanan mereka beberapa hari sebelum kedatangan mereka, karena varian Omicron menjangkau lebih banyak area termasuk Beijing.

    Pihak berwenang Cina telah memperingatkan varian Omicron yang sangat menular menambah peningkatan risiko penularan COVID-19. Ini terjadi ketika ratusan juta orang melakukan perjalanan pulang kampung untuk Tahun Baru Imlek pada 1 Februari.

    Kota-kota seperti Luoyang di Cina tengah dan Jieyang di selatan mengatakan para pelancong perlu melaporkan kepada agen travel atau hotel mereka tiga hari sebelum kedatangan.

    Kota barat daya Yulin mengatakan bahwa mereka yang ingin masuk harus mengisi formulir online, termasuk data kesehatan dan rincian perjalanan mereka, satu hari sebelumnya.

    Selama akhir pekan, ibu kota Beijing dan Shenzhen masing-masing mendeteksi satu kasus Omicron yang ditularkan di dalam negeri.

    Li Ang, wakil direktur di Komisi Kesehatan Kota Beijing, mengatakan sebuah rumah sakit setempat telah menerima sembilan infeksi Omicron, dengan enam masih dirawat. Dia tidak mengatakan kapan infeksi tiba atau mengapa mereka tidak diungkapkan sebelumnya.

    Kota Meizhou di provinsi Guangdong menemukan satu infeksi Omicron terkait dengan wabah di Zhuhai, kata televisi pemerintah pada hari ini.

    Sejauh ini, setidaknya lima provinsi dan kota di Cina melaporkan infeksi Omicron lokal, sementara 14 wilayah provinsi menemukan varian di antara pelancong yang datang dari luar negeri.

    Cina melaporkan 163 infeksi yang ditularkan secara lokal dengan gejala yang dikonfirmasi pada Ahad lalu. Laporan yang muncul hari ini menujukkan peningkatan 65 kasus dari hari sebelumnya. Peningkatan infeksi pada Ahad terutama didorong oleh lebih banyak kasus di kota Tianjin dan Anyang, di mana Omicron telah ditemukan di komunitas.

    Baca juga: Varian Omicron, Otoritas Cina Minta Warga di Rumah Saja Saat Imlek

    SUMBER: REUTERS

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.