Varian Omicron, Otoritas Cina Minta Warga di Rumah Saja Saat Imlek

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Warga Kota Beijing memadati pusat jajanan kuno di kawasan Qianmen pada hari pertama liburan Tahun Baru Imlek di Beijing, Cina, Rabu, 10 Februari 2021. Keramaian di pasar yang dibangun di depan kawasan Kota Terlarang pada era Dinasti Qing itu tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. ANTARA/M. Irfan Ilmie

    Warga Kota Beijing memadati pusat jajanan kuno di kawasan Qianmen pada hari pertama liburan Tahun Baru Imlek di Beijing, Cina, Rabu, 10 Februari 2021. Keramaian di pasar yang dibangun di depan kawasan Kota Terlarang pada era Dinasti Qing itu tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. ANTARA/M. Irfan Ilmie

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga National Development and Reform Commission di Cina mendesak pemerintah daerah agar meminimalkan dampak Covid-19 menjelang libur tahun baru Cina atau imlek. Pasalnya, saat ini lonjakan kasus Covid-19 gara-gara omicron, telah mengancam pertumbuhan ekonomi Cina.

    “Pemerintah daerah jangan menyederhanakan aturan. Satu aturan untuk semua. Covid-19 adalah epidemik sehingga harus ada kebijakan untuk mengendalikannya dan meminimalkan dampaknya pada kehidupan masyarakat,” demikian pernyataan National Development and Reform Commission.

    Seorang pria yang mengenakan masker berjalan di Ditan Park, Beijing, Cina, 24 Januari 2020. Pemerintah Cina memutuskan membatalkan sejumlah perayaan tahun baru Imlek di beberapa tempat untuk mencegah penyebaran virus Corona. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

           

    National Development and Reform Commission menyebutkan ada sejumlah tempat di Cina yang zona hijau sehingga memungkinkan dilakukan perjalanan pendek bagi masyarakat ke sana. Penting pula adanya peningkatan suplai pasokan sembako selama periode libur tahun baru.

    Ada lima provinsi di Cina dan sejumlah Ibu Kota, yang kasus Covid-19 varian omicronnya tinggi, salah satunya di Beijing. Lonjakan kasus positif Covid-19 ini terjadi menjelang diselenggarakannya Olimpiade musim dingin pada Februari 2022.

    Pemerintah daerah sangat waspada terhadap potensi lonjakan kasus positif Covid-19 dari luar, dengan mendesak warga agar tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Ini sudah tiga tahun berturut-turut imlek bagi masyarakat Cina diselimuti pandemi Covid-19. Biasanya, imlek adalah momen mudik bagi masyarakat Cina sehingga lalu-lintas akan sangat sibuk.

          

    National Development and Reform Commission pada Minggu, 16 Januari 2022, mengatakan mendukung pengembangan pasar properti, yang sehat dan permintaan dari para pembeli rumah. Saat yang sama, National Development and Reform Commission juga meminta Pemerintah Daerah agar meningkatkan pengawasan terhadap kompetisi yang tidak sehat serta perilaku monopoli selama periode libur imlek.

        

    Sumber: Reuters

    Baca juga: Mengenal Arti 12 Simbol Hewan dalam Shio

       

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.