Nakes di AS Kewalahan Akibat Omicron, 1.000 Tentara Dikirim Rawat Pasien di RS

Reporter

Seorang terapis pernapasan perawatan kritis bekerja dengan pasien positif penyakit coronavirus (COVID-19) di unit perawatan intensif (ICU) di Rumah Sakit Memorial Sarasota di Sarasota, Florida, 11 Februari 2021. [REUTERS/Shannon Stapleton]

TEMPO.CO, Jakarta - Merebaknya varian Omicron virus Corona membuat petugas tenaga kesehatan di Amerika Serikat kewalahan. Presiden Joe Biden pada Kamis mengatakan akan mengirim lebih banyak petugas kesehatan militer ke rumah sakit di enam negara bagian. Biden juga akan menyediakan masker gratis dan memperbanyak tes gratis untuk mengatasi penyebaran Omicron.

Biden mengumumkan pengiriman bertahap 1.000 personel kesehatan militer mulai minggu depan ketika rawat inap COVID-19 AS mencapai rekor tertinggi. Fasilitas kesehatan juga sedang menghadapi krisis staf.

"Saya tahu kita semua frustrasi saat memasuki tahun baru ini," kata Biden. Dia mengulangi pesannya bahwa COVID-19 tetap menjadi pandemi orang yang tidak divaksinasi.

Dia mengatakan militer akan membantu rumah sakit yang mengalami kesulitan di seluruh negeri. Pada gelombang pertama, tim dokter militer, perawat dan personel lainnya akan menuju ke Michigan, New Jersey, New Mexico, New York, Ohio dan Rhode Island untuk bekerja di ruang ICU. Mereka akan membantu staf rumah sakit yang kewalahan menangani kasus selain Covid-19 di tengah tingginya pasien Corona.

Rumah sakit yang akan menerima petugas kesehatan menyambut baik bantuan itu. Namun jumlah tim dari militer yang terdiri dari 7-25 orang diperkirakan tak akan cukup memperlambat lonjakan.

"Tidak ada solusi peluru perak," kata Bob Riney, presiden operasi perawatan kesehatan di Sistem Kesehatan Henry Ford Detroit. Ia mengharapkan bantuan dari petugas medis militer minggu depan.

"Kami memiliki tantangan sistemik (dengan) volume yang luar biasa dan praktisi medis yang sangat lelah, dan itu berlaku untuk semua sistem kesehatan yang berada di tengah lonjakan ini," kata Riney.

Lebih dari 65 persen pasien COVID di rumah sakit tidak divaksinasi. Selain itu lebih dari 90 persen belum mendapat suntikan booster, kata pejabat Henry Ford.

Pakar kesehatan telah mengkritik Gedung Putih yang terlalu mengandalkan vaksin saja untuk menghentikan penyebaran virus corona. Di sisi lain ada gerakan anti-vaksin bermotivasi politik didorong oleh beberapa pejabat Republik.

Sekitar 62 persen orang Amerika dianggap telah divaksinasi sepenuhnya. Presiden Joe Biden berusaha meningkatkan jumlah orangyang divaksinasi dengan mengharuskan karyawan melakukannya.

Baca: Pengadilan Prancis Menangguhkan Aturan Wajib Pakai Masker

REUTERS






Menapaki Jejak Keterlibatan CIA dalam G30S

1 hari lalu

Menapaki Jejak Keterlibatan CIA dalam G30S

David T. Johnson, dalam bukunya mengungkapkan bahwa Amerika Serikat, melalui tangan-tangan CIA, turut terlibat dalam G30S pada 30 September 1965.


Serba Serbi Meningitis: Penyebab, Gejala dan Proses Pengobatannya

1 hari lalu

Serba Serbi Meningitis: Penyebab, Gejala dan Proses Pengobatannya

Meningitis yang disebabkan virus dan jamur, sama bahayanya. Ketahui penyebab dan gejala serta bagaimana proses pengobatannya.


Setelah Hancurkan Florida, Badai Ian Hantam Carolina Selatan

1 hari lalu

Setelah Hancurkan Florida, Badai Ian Hantam Carolina Selatan

Badai Ian menghantam Carolina Selatan, Amerika Serikat, setelah menghancurkan Florida.


Kedubes AS di RI Buka Lowongan Kerja untuk 13 Posisi, Gaji Berkisar Rp 96 Juta - 745 Juta per Tahun

1 hari lalu

Kedubes AS di RI Buka Lowongan Kerja untuk 13 Posisi, Gaji Berkisar Rp 96 Juta - 745 Juta per Tahun

Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) untuk Indonesia membuka lowongan kerja sebanyak 13 posisi.


Biden Ingatkan Badai Ian Bisa Jadi Sejarah Mematikan di Florida

2 hari lalu

Biden Ingatkan Badai Ian Bisa Jadi Sejarah Mematikan di Florida

Presiden AS Joe Biden memperingatkan ancaman badai Ian yang menerjang Florida.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

2 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


China Terbitkan Sertifikat Jet C919, Pesaing Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX?

2 hari lalu

China Terbitkan Sertifikat Jet C919, Pesaing Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX?

Pihak berwenang di China memberikan sertifikat pesawat jet penumpang produksi lokal C919, sekelas Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX.


AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

3 hari lalu

AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

AS menyambut dengan tangan terbuka warga Rusia yang ingin meninggalkan negaranya.


Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

3 hari lalu

Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

Korea Utara melakukan uji coba rudal sehari sebelum Wapres Amerika Serikat Kamala Harris tiba di Korea Selatan.


Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

3 hari lalu

Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

Sebuah kapal migran dari Kuba telah tenggelam karena Badai Ian di Florida, Amerika Serikat.