Chavez: Israel Kepanjangan Tangan Amerika Serikat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Caracas:Presiden Venezuela Hugo Chavez menuduh Israel sebagai kepanjangan tangan Amerika Serikat dan menyatakan bahwa solusi krisis di Gaza berada di tangan Barack Obama ketika dirinya menjadi Presiden Abang Sam dalam 10 hari mendatang.

    Tuduhan ini dilontarkan Chavez ketika mengumumkan pelepasan bantuan kemanusiaan pertama negaranya untuk penduduk Gaza. Menurut pemimpin kharismatis itu, dia tidak kaget ketika Israel mengabaikan resolusi Perserikata Bangsa-Bangsa untuk segera mengadakan gencata senjata di Gaza. Dia menyatakan “di belakang Israel terdapat Amerika Serikat.”

    “Ini tidak mengagetkan saya ..Pemerintah Israel tidak menggubris respolusi gencatan senjata karena ada Amerika Serikat. Sayangnya, Israel telah menjadi kepanjangan tangan dari Amerika Serikat,” tegas Chavez, Minggu (11/1).

    “Mari kita tunggu apakah yang akan dilakukan Obama ketika memangku kekuaannya sebagai presiden . Karena jika siapa pun tidak bisa menghentikan pembantaian di Gaza maka Presiden Amerika Serikat adalah figur yang bisa melakukan hal itu,” jelasnya.

    Venezuela, Selasa (6/1) kemarin, telah mengusir Duta Besar Israel di Caracas di tengah-tengah seruan negara-negara Amerika Latin yang menginginkan Israel untuk mengakhiri agresi militernya di Gaza.

    AFP | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.