Nigeria Musnahkan 1 Juta Vaksin Virus Corona Kadaluarsa

Reporter

Seorang petugas kesehatan memegang botol berisi vaksin Oxford/AstraZeneca coronavirus disease (COVID-19) di Rumah Sakit Nasional di Abuja, Nigeria, 5 Maret 2021. [REUTERS/Afolabi Sotunde]

TEMPO.CO, Jakarta - Nigeria pada Rabu, 22 Desember 2021, menghancurkan lebih dari satu juta dosis vaksin virus corona merek AstraZeneca, yang sudah kadaluarsa. Penghancuran vaksin kadaluarsa ini untuk meyakinkan masyarakat Nigeria kalau vaksin yang sudah lewat batas waktu penggunaannya pasti tidak akan dipakai lagi.

Penghancuran vaksin kadaluarsa ini dilakukan sepekan setelah otoritas kesehatan Nigeria mengatakan ada sejumlah dosis vaksin Covid-19 yang disumbangkan dari negara-negara kaya di Barat, yang masa berlaku penggunaannya tinggal beberapa pekan lagi.

Seorang petugas kesehatan sedang mengambil vaksin penyakit coronavirus (COVID-19) Oxford/AstraZeneca dari botol, yang dimasukkan ke dalam wadah pendingin, sebelum memberikannya, di rumah sakit Nasional di Abuja, Nigeria, 5 Maret 2021. [REUTERS/ Afolabi Sotunde]

Pemberitaan Reuters pada 7 Desember 2021 menyebut ada sekitar satu juta dosis vaksin virus corona di Nigeria diperkirakan akan segera habis masa berlakunya pada November 2021.

Vaksin virus corona merek AstraZeneca yang sudah kadaluarsa itu, dibuang di tempat pembuangan di Kota Abuja. Sebuah bulldozer dikerahkan untuk menghancurkan vaksin tersebut, yang dibungkus dalam dus-dus dan plastik. Penghancuran vaksin yang sudah kadaluarsa tersebut disaksikan pula oleh wartawan dan otoritas kesehatan Nigeria.

Faisal Shuaib, Direktur National Primary Health Care Development Agency di Nigeria mengatakan kurangnya suplai vaksin virus corona di wilayah Afrika, telah memaksa Nigeria untuk mengambil beberapa dosis karena tahu betul masa penggunaan vaksin virus corona tersebut tidak lama.

“Kami telah sukses menarik sekitar 1.066.214 dosis vaksin virus corona AstraZeneca yang sudah habis masa berlakunya. Kami harus menepati janji untuk tetap transparan pada masyarakat Nigeria. Penghancuran hari ini adalah sebuah kesempatan bagi masyarakat Nigeria untuk yakin pada program imunisasi massal kami,” kata Shuaib.

        

 

Sumber: Reuters

Baca juga: Kasus Pertama Omicron di Indonesia Berasal dari WNI yang Datang dari Nigeria

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Ditolak Naik KA Pangrango Karena Belum Vaksin, Calon Penumpang Merusak Loket Stasiun Sukabumi

14 jam lalu

Ditolak Naik KA Pangrango Karena Belum Vaksin, Calon Penumpang Merusak Loket Stasiun Sukabumi

Calon penumpang di Stasiun Sukabumi itu marah karena ditolak naik KA Pangrango karena belum vaksin. Merusak kaca loket dan melukai seorang petugas.


Nigeria Sangkal Laporan Program Aborsi Massal Korban Boko Haram

20 jam lalu

Nigeria Sangkal Laporan Program Aborsi Massal Korban Boko Haram

Laporan Reuters mengatakan setidaknya 10.000 kehamilan korban Boko Haram diakhiri secara paksa di Nigeria.


Konser DWP 2022 Dimulai Hari Ini, Polisi Siapkan Pengamanan Sesuai SOP

23 jam lalu

Konser DWP 2022 Dimulai Hari Ini, Polisi Siapkan Pengamanan Sesuai SOP

Festival Musik Djakarta Warehouse Project atau DWP bakal digelar hari ini, 9 Desember 2022. Polisi telah menyiapkan pengamanan dengan mengacu pada SOP


Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

1 hari lalu

Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

Twitter secara diam-diam berhenti memberlakukan kebijakan informasi COVID-19 yang menyesatkan.


Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

1 hari lalu

Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

Vaksin booster kedua untuk menekan penularan COVID-19 khususnya bagi masyarakat pemilik penyakit penyerta.


Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

1 hari lalu

Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

MERS adalah satu dari delapan risiko infeksi potensial yang secara teoritis dapat muncul selama Piala Dunia Qatar 2022.


Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

1 hari lalu

Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

Covid-19 telah bermutasi menjadi kasus dengan gejala ringan.


Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

1 hari lalu

Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

Polda Metro Jaya menyiapkan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di 14 titik Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.


Banjir Beras di Atas Kertas

2 hari lalu

Banjir Beras di Atas Kertas

Polemik data beras kian meruncing.


Kepulauan Cook Buka Pintu untuk Lebih Banyak TKI

2 hari lalu

Kepulauan Cook Buka Pintu untuk Lebih Banyak TKI

Kepala delegasi Kepulauan Cook mengapresiasi etos kerja tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di negara Pasifik itu