Swiss Nyalakan 11 Ribu Lilin untuk Kenang Korban Meninggal Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Seorang perempuan menyalakan satu dari lebih dari 11.000 lilin - satu untuk setiap korban pandemi virus corona (COVID-19) Swiss - selama peringatan nyala lilin di depan parlemen federal Swiss Bundeshaus di Bern, Swiss 7 Desember 2021. [ REUTERS/Arnd Wiegmann]

    Seorang perempuan menyalakan satu dari lebih dari 11.000 lilin - satu untuk setiap korban pandemi virus corona (COVID-19) Swiss - selama peringatan nyala lilin di depan parlemen federal Swiss Bundeshaus di Bern, Swiss 7 Desember 2021. [ REUTERS/Arnd Wiegmann]

    TEMPO.CO, Jakarta - Lebih dari 11.000 lilin yang melambangkan satu untuk setiap korban meninggal virus corona di Swiss menerangi kegelapan malam Desember di luar parlemen Swiss di Bern pada Selasa.

    "Kami ingin menciptakan ruang untuk mengingat dan meratapi para korban," kata Simon Gehren dari gerakan "Corona-Mahnwache" (waspada corona) kepada Reuters.

    Sekitar 40 relawan membantu menyalakan lilin yang ditata secara geometris di alun-alun yang merupakan pusat politik Swiss, dilaporkan Reuters, 8 Desember 2021. Kelompok ini menyelenggarakan acara serupa tahun lalu.

    Gehren mengatakan peringatan itu juga merupakan seruan kepada pemerintah untuk mengambil tindakan lebih tegas untuk menahan angka infeksi virus corona yang melonjak.

    Swiss telah mengalami peningkatan tajam dalam kasus COVID-19 selama beberapa minggu terakhir. Negara ini memperketat tindakan pengendalian wabah pekan lalu, tetapi kurang ketat dibandingkan negara-negara tetangga, seperti Jerman atau Austria.

    Otoritas kesehatan Swiss mengatakan pada Selasa bahwa 11.288 orang telah meninggal dengan COVID-19 yang dikonfirmasi laboratorium sejak awal pandemi.

    Baca juga: Temukan Lagi 2 Kasus Omicron, Swiss Langsung Karantina 2.000 Orang

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?