Cina Perketat Aturan, Era Makau Surga Judi Berakhir?

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Seorang pengunjung mencoba mesin judi di Global Gaming Expo Asia di Makau, Cina, 19 Mei 2015. REUTERS/Bobby Yip

    Seorang pengunjung mencoba mesin judi di Global Gaming Expo Asia di Makau, Cina, 19 Mei 2015. REUTERS/Bobby Yip

    TEMPO.CO, Jakarta - Makau tampaknya bukan surga judi lagi bagi warga Cina setelah Beijing melakukan tindakan keras akibat banyak uang dari daratan tersedot ke sana.

    Regulator perjudian Makau telah memerintahkan operator junket di pusat judi terbesar di dunia untuk berhenti menawarkan kredit kepada pelanggan, menurut perusahaan pialang Bernstein seperti dikutip Reuters, Selasa, 7 Desember 2021..

    Biro Inspeksi dan Koordinasi Permainan Macau (DICJ) telah memerintahkan operator, yang membawa klien pembelanjaan besar dari daratan Cina ke kamar VIP di kasino Makau, seringkali dengan pinjaman untuk dipertaruhkan, berhenti menawarkan kredit, kata Bernstein dalam sebuah catatan penelitian.

    "Wynn dan yang lainnya sedang dalam proses menutup operasi junket," kata Bernstein dalam catatan tersebut.

    Junket adalah jasa yang menyediakan semua keperluan penjudi kelas kakap, mulai dari ruang khusus di kasino, akomodasi sampai pinjaman untuk taruhan.

    Menurut Reuters, Wynn dan Melco akan menutup kamar junket mereka pada 20 Desember dan 21 Desember.

    Regulator perjudian Makau tidak menanggapi permintaan komentar.

    Operator kasino Wynn Macau, Sands China, Galaxy Entertainment, SJM Holdings dan Melco International Development  juga tidak menanggapi permintaan dari Reuters untuk wawancara.

    Kabar penutupan itu muncul beberapa hari setelah raksasa junket Suncity menutup semua ruang perjudian VIP di Makau setelah kepala eksekutifnya, Alvin Chau, ditangkap atas dugaan mengadakan perjudian lintas batas.

    Pihak berwenang di Cina daratan, di mana perjudian ilegal, melihat junket bertanggung jawab atas tersedotnya miliaran yuan keluar negeri.

    Carlos Lobo, konsultan judi yang berbasis di Makau, mengatakan jika pemerintah Makau benar-benar membuat junket berhenti menawarkan kredit kepada klien, itu akan menandai akhir dari sebuah era.

    "Jika ini benar, junket harus beroperasi sebagai agen perjalanan, melalui kegiatan seperti menerima biaya untuk membawa klien kaya ke operator kasino, daripada menerima komisi dari ruang permainan VIP yang telah menjadi model bisnis utama selama bertahun-tahun," dia berkata.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.