Survei di Italia: 5 Persen Yakin Bumi Datar dan Tak Percaya Ada Virus Corona

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Peta bumi datar yang dipercayai oleh kaum flatearth. (flatearthfetch.co.uk)

    Peta bumi datar yang dipercayai oleh kaum flatearth. (flatearthfetch.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Teori konspirasi cukup mengakar di Italia. Sebuah survei yang dilakukan lembaga penelitian Censis menunjukkan bahwa satu dari 10 orang Italia berpikir astronot tidak pernah menginjakkan kaki di bulan, sementara 5,8 persen percaya bumi datar.

    Dalam hasil jajak pendapat yang diterbitkan Jumat, 3 Desember 2021, Censis menanyai 1.200 orang dan menunjukkan bahwa 19,9 persen populasi orang dewasa menganggap teknologi nirkabel 5G adalah cara canggih untuk mengendalikan pikiran orang.

    Hampir dua tahun setelah virus corona pertama kali ditemukan di Italia, jajak pendapat mengatakan 5,9% responden tidak percaya virus itu ada, 10,9% mengatakan vaksin tidak berguna dan 12,7% mengatakan sains lebih berbahaya daripada kebaikan.

    "Rasionalitas ... memberi jalan dalam banyak kasus kesiapan yang tidak masuk akal untuk percaya pada fantasi yang paling tidak mungkin," kata Censis dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters.

    Meskipun kampanye vaksinasi telah berhasil secara luas di Italia, dengan hampir 77 persen penduduk disuntik penuh, hampir sepertiga dari mereka yang diwawancarai mengatakan bahwa mereka mengira vaksin tersebut adalah obat percobaan.

    Sekitar 64,4 persen orang Italia berpikir bahwa perusahaan multinasional besar "bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi pada kita".


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.