Mohammed bin Salman Lawatan ke Negara Teluk

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman berbicara dengan seorang pangeran Saudi di Riyadh, Arab Saudi, 2012. Ia berusaha mendorong sejumlah reformasi sosial dengan dukungan dari ayahnya, Raja Salman. AP

    Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman berbicara dengan seorang pangeran Saudi di Riyadh, Arab Saudi, 2012. Ia berusaha mendorong sejumlah reformasi sosial dengan dukungan dari ayahnya, Raja Salman. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman akan memulai rangkaian lawatan ke negara-negara teluk pada Senin, 6 Desember 2021, waktu setempat. Kunjungan kenegaraan Mohammed bin Salman ini dilakukan menjelang diselenggarakannya KTT negara – negara teluk pada bulan ini.   

    KTT negara-negara teluk juga diselenggarakan di tengah perundingan krusial mengenai penyelamatan pakta nuklir antara Iran dan negara-negara Barat.

    Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Barley di Jeddah. english.alarabiya.net

    Stasiun televisi Al Arabiya mewartakan Putra Mahkota Mohammed bin Salman akan melakukan lawatan ke negara tetangganya, Qatar. Riyadh dan negara-negara sekutu Arab Saudi pernah menjatuhkan sebuah embargo ke Doha pada pertengahan 2017, namun permasalahan sudah diselesaikan pada akhir Januari 2021.

    Selain Qatar, Mohammed bin Salman juga akan melawat ke Uni Emirat Arab, Bahrain, Oman dan Kuwait. Oman akan menjadi negara pertama yang didatangi Mohammed bin Salman dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya.   

      

    Al Arabiya dalam pemberitaannya menyebut KTT para pemimpin negara-negara teluk akan diselenggarakan di Ibu Kota Riyadh pada pertengahan Desember 2021. Arab Saudi dan Uni Emirat Arab sudah lama menjalin kontak dengan Iran sebagai bagian dari upaya menekan ketegangan di kawasan.

    Sebab ada pembicaraan yang tidak langsung antara Washington dengan Tehran untuk menghidupkan kembali pakta nuklir, setelah mantan Presiden Donald Trump membuat Amerika Serikat menarik diri dari pakta tersebut pada 2018. Tehran menyangkal sedang membuat senjata-senjata nuklir.

        

    Sumber: Reuters

    Baca juga: Intip Kemewahan Kapal Pesiar Pangeran Arab Saudi, Lantai Dansa hingga Tequila

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.