Terjebak Badai Salju, Puluhan Orang Terpaksa Menginap di Toko IKEA

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Logo perusahaan terlihat di luar toko IKEA Group di Pace dekat Rennes, Prancis, 15 Juni 2021. [REUTERS/Stephane Mahe]

    Logo perusahaan terlihat di luar toko IKEA Group di Pace dekat Rennes, Prancis, 15 Juni 2021. [REUTERS/Stephane Mahe]

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 31 orang terpaksa menginap di toko IKEA di Denmark utara setelah terjadi badai salju lebat. Sebanyak enam pelanggan dan sekitar 24 staf IKEA terjebak di toko Aalborg pada Rabu malam. Mereka tidur di tempat tidur ruang pamer.

    Salju setinggi 30 sentimeter turun pada Rabu malam saat toko IKEA itu akan tutup. "Terlalu berbahaya untuk mengemudi di jalan raya," ujar Peter Elmose, manajer toko mengatakan kepada AFP, seperti dikutip dari Euronews, pekan lalu.

    "Terlalu berbahaya untuk pergi ke luar. Kami tidak bisa membiarkan karyawan dan pelanggan yang tersisa mengambil risiko itu," ujar Elmose.

    Mereka yang berada di toko IKEA ditawari tempat tinggal dan makanan berupa keripik dan roti gulung kayu manis Swedia. Makanan berasal dari kantin staf. Setelah itu mereka menonton televisi di dalam toko.

    "Itu adalah malam yang sangat menyenangkan, kami menikmati kebersamaan satu sama lain," kata Elmose. "Semua orang tidur nyenyak, kasurnya bagus."

    Ketika toko dibuka kembali pada Kamis, semua tempat tidur dan seprai telah diganti.

    Media Denmark melaporkan bahwa karyawan di toko mainan terdekat juga terpaksa menginap akibat badai salju turun pada Rabu malam. Sekitar 300 pelancong juga harus menginap di bandara Aalborg.

    Pekan lalu, sebagian besar wilayah di Denmark termasuk ibu kota Kopenhagen dilanda salju tebal. Badai salju menyebabkan kemacetan lalu lintas dan pemadaman listrik sementara.

    Baca: Cuaca Dingin Ekstrem Texas Memutus Pasokan Listrik 2,7 Juta Rumah

    EURONEWS


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.