Pesan Terakhir Angela Merkel sebelum Letakkan Jabatan: Ikutlah Vaksinasi

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Kanselir Jerman Angela Merkel. Bernd von Jutrczenka/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Kanselir Angela Merkel mendesak warga Jerman untuk melakukan vaksinasi Covid-19 untuk membantu mengatasi gelombang keempat pandemi di beberapa bagian negara itu.

"Kita berada dalam situasi yang sangat serius. Di beberapa negara bagian, Anda hanya dapat menggambarkannya sebagai dramatis: unit perawatan intensif yang penuh sesak, orang sakit parah yang harus diterbangkan melintasi Jerman untuk mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan," katanya, Sabtu, 4 Desember 2021.

"Itulah sebabnya saya mendesak Anda sekali lagi: anggap serius virus jahat itu," kata Merkel dalam lebih dari 660 podcast terakhir yang dia rekam di kantor sebelum menyerahkannya kepada politisi Sosial Demokrat Olaf Scholz minggu depan.

"Pastikan diri Anda divaksinasi. Tidak masalah apakah itu suntikan pertama atau booster. Setiap vaksin membantu."

Pejabat Jerman sepakat pada hari Kamis untuk melarang orang yang tidak divaksinasi mengakses semua kecuali bisnis yang paling penting seperti toko kelontong, apotek dan toko roti, dan juga memutuskan untuk membuat vaksinasi wajib.

Jerman mencatat 64.510 infeksi baru pada Sabtu, 3 Desember 2021, dan 378 kematian, sehingga total jumlah kematian menjadi 102.946.

Rumah sakit Jerman berada di bawah tekanan, dengan pasien dipindahkan dari perawatan intensif ke bangsal biasa lebih awal dari yang disarankan secara medis, kata Gerald Gass, kepala Asosiasi Rumah Sakit Jerman, kepada situs berita Watson.

"Kami sedang menuju pengobatan bencana di beberapa titik api," kata Gass.

Lonjakan kasus virus corona dalam beberapa bulan terakhir telah sangat terasa di bekas Jerman timur, di mana tingkat vaksinasi lebih rendah dan dukungan kuat untuk sayap kanan, yang menentang penguncian.

Polisi membubarkan protes tidak sah oleh penentang pembatasan virus corona pada Jumat malam di luar rumah Petra Koepping, menteri kesehatan di negara bagian timur Saxony, yang saat ini memiliki tingkat kasus baru tertinggi.






Ditolak Naik KA Pangrango Karena Belum Vaksin, Calon Penumpang Merusak Loket Stasiun Sukabumi

20 jam lalu

Ditolak Naik KA Pangrango Karena Belum Vaksin, Calon Penumpang Merusak Loket Stasiun Sukabumi

Calon penumpang di Stasiun Sukabumi itu marah karena ditolak naik KA Pangrango karena belum vaksin. Merusak kaca loket dan melukai seorang petugas.


Profil Pangeran Heinrich XIII Reuss Dalang Kudeta Pemerintah Jerman

1 hari lalu

Profil Pangeran Heinrich XIII Reuss Dalang Kudeta Pemerintah Jerman

Pangeran Heinrich XIII Reuss, keturunan keluarga bangsawan seharusnya diangkat sebagai pemimpin baru Jerman jika kudeta berhasil


Konser DWP 2022 Dimulai Hari Ini, Polisi Siapkan Pengamanan Sesuai SOP

1 hari lalu

Konser DWP 2022 Dimulai Hari Ini, Polisi Siapkan Pengamanan Sesuai SOP

Festival Musik Djakarta Warehouse Project atau DWP bakal digelar hari ini, 9 Desember 2022. Polisi telah menyiapkan pengamanan dengan mengacu pada SOP


Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

1 hari lalu

Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

Twitter secara diam-diam berhenti memberlakukan kebijakan informasi COVID-19 yang menyesatkan.


Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

1 hari lalu

Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

Vaksin booster kedua untuk menekan penularan COVID-19 khususnya bagi masyarakat pemilik penyakit penyerta.


Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

2 hari lalu

Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

MERS adalah satu dari delapan risiko infeksi potensial yang secara teoritis dapat muncul selama Piala Dunia Qatar 2022.


Paket Mata Binatang yang Dikirim ke Kedutaan Ukraina Berasal dari Jerman

2 hari lalu

Paket Mata Binatang yang Dikirim ke Kedutaan Ukraina Berasal dari Jerman

Serangkaian paket berisi mata binatang yang dikirim ke sejumlah kedutaan Ukraina di belasan negara berasal dari dealer mobil Tesla di Jerman.


Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

2 hari lalu

Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

Covid-19 telah bermutasi menjadi kasus dengan gejala ringan.


Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

2 hari lalu

Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

Polda Metro Jaya menyiapkan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di 14 titik Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.


Kelompok Ekstremis Sayap Kanan akan Kudeta, Jerman Tangkap 25 Orang

2 hari lalu

Kelompok Ekstremis Sayap Kanan akan Kudeta, Jerman Tangkap 25 Orang

Tentara, hakim hingga mantan anggota Kerajaan Jerman turut ditangkap atas tuduhan akan melakukan kudeta