Perserikatan Bangsa-Bangsa Gagal Mengakhiri Perang Gaza  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, New York:Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mendiskusikan resolusi untuk segera mengadakan gencatan senjata antara Israel dan Palestina. Namun dalam pertemuan itu mereka gagal dalam memilih draf yang disodorkan Libya, setelah duta besar dari Amerika Serikat dan Inggris menyatakan draf itu tidak menyatakan soal serangan roket yang dilancarkan Palestina ke Israel.

    Draf itu menyatakan mengutuk agresi militer Israel dan menginginkan untuk segera diadakannya gencata senjata. Sebelumnya Perdana Menteri Israel Ehud Olmert telah menolak ide gencatan senjata selama 48 jam untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan memasuki Jalur Gaza.

    Di New York, Duta Besar Palestina di PBB, Rijad Mansour, meminta untuk segera dilancarkannya resolusi yang bersifat mengikat soal gencatan senjata.

    Duta Besar Amerika di PBB, di mana Abang Sam menjadi angota tetap Dewan Keamanan bisa memveto setiap resolusi. Menurut Duta Besar Amerika, gencatan senjata hanya dapat terwujud jika ada keinginan dari Israel dan Palestina, dan PBB tidak boleh menentukan secara sepihak.

    Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengatakan akan mengunjungi wilayah yang sedang bersengketa untuk memaksa diakhirinya krisis politik antara Israel dan Palestina yang telah berlangsung selama lima hari.

    Menanggapi hal itu Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengancam akan mundur dari pembicaraan damai. Abbas mengatakan bahwa agresi militer Israel barbar dan kriminal. 

    BBC | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.