Kapal Perang Rusia Akan Datang ke Indonesia, Ikut Latihan Bersama ASEAN

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Sekelompok kapal angkatan laut dari Rusia dan China melakukan patroli militer maritim bersama di perairan Samudra Pasifik, 23 Oktober 2021. Kapal perang Cina dan Rusia untuk pertama kali menggelar patroli bersama di samudera Pasifik pada 17 Oktober sampai 23 Oktober 2021. Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS

    Sekelompok kapal angkatan laut dari Rusia dan China melakukan patroli militer maritim bersama di perairan Samudra Pasifik, 23 Oktober 2021. Kapal perang Cina dan Rusia untuk pertama kali menggelar patroli bersama di samudera Pasifik pada 17 Oktober sampai 23 Oktober 2021. Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Angkatan Laut Rusia akan menggelar latihan bersama dengan negara-negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN. Latihan bersama ini merupakan yang pertama kalinya.

    Dalam keterangan tertulis, Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia mengatakan latihan bersama dilakukan pada awal Desember. Angkatan Laut Rusia akan diwakili oleh kapal perusak Armada Pasifik Admiral Panteleyev.

    "Latihan Angkatan Laut ASEAN-Rusia akan diadakan pada 1-3 Desember di wilayah perairan Indonesia di lepas pantai Sumatera Utara," kata Kedutaan Besar dalam keterangan tertulisnya yang diterima Jumat, 26 Novembmer 2021.

    Latihan ini, menurut Kedutaan Besar Rusia, bertujuan meningkatkan interoperabilitas antara Angkatan Laut Negara anggota ASEAN dan Rusia, untuk memastikan keselamatan kegiatan ekonomi maritim dan navigasi sipil. Laihan akan dilakuan dalam dua fase yaitu fase pelabuhan (secara virtual) dan fase laut.

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadir dalam latihan bersama tersebut. "Letnan Jenderal TNI Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, akan memerintahkan untuk memulai latihan dari kapal perusak Laksamana Panteleyev," tulis Kedutaan Besar Rusia.

    Latihan bersama itu adalah hasil dari Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-Rusia yang ke-4. Dalam acara yang dilakukan pada 28 Oktober lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin hadir melalui konferensi video.

    KTT itu bertujuan mempromosikan Kemitraan Strategis ASEAN-Rusia. Para pemimpin negara juga menetapkan 2022 sebagai Tahun Kerjasama Ilmiah dan Teknologi ASEAN-Rusia serta menyetujui keputusan untuk mengadakan Latihan Angkatan Laut ASEAN-Rusia yang pertama.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.